Digital Marketing
Ditulis oleh Alisatul Aini, Penulis • Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2026

Contoh CV digital marketing

Saat melamar ke posisi digital marketing, pastikan Anda dapat menonjolkan keterampilan yang dicari, mulai dari penguasaan google analytics, fleksibilitas penyesuaian perubahan kontinu, dan empati dalam interaksi pelanggan. CV yang disusun dengan strategi tepat akan membantu Anda terlihat unggul saat proses rekrutmen dibanding kandidat lain. Nah, artikel ini akan mengulas cara menyusun CV digital marketing yang mampu menarik perhatian rekruter, disertai tips dan contoh untuk membantu Anda saat menyusunnya sendiri.

Sangatlah wajar jika Anda merasa kesulitan saat menyusun CV yang benar-benar bisa mencerminkan skill dan pengalaman Anda. CV yang disusun dengan baik bisa jadi kunci utama menuju tahap rekrutmen berikutnya. Tak perlu bingung harus mulai dari mana, ayo mulai dengan membahas bagian-bagian utama dalam CV untuk posisi digital marketing.

Struktur dan Format CV digital marketing

Pada prinsipnya, susunan CV tidak terlalu berbeda antara satu pelamar dan lainnya. Yang terpenting, CV Anda mampu mencerminkan kualifikasi untuk menjadi seorang digital marketing yang baik.

Jika Anda sudah berada di level menengah (punya pengalaman kerja 1-3 tahun), tampilkan pengalaman kerja dan pencapaian sebagai bukti kontribusi nyata di dunia profesional. Selalu utamakan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi digital marketing yang Anda lamar agar meningkatkan peluang keberhasilan.

CV umumnya menyesuaikan level pengalaman pelamar, namun bagian-bagian berikut ini bisa menjadi acuan Anda.

Header CV Digital Marketing

Bagian header pada CV harus berisi informasi utama seperti nama lengkap, email aktif, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Bagian ini sangat penting agar perusahaan mengetahui siapa Anda dan bisa menghubungi Anda kembali jika ada pertanyaan atau mengabari hasil seleksi.

Agar bagian header CV digital milik Anda terlihat profesional, gunakan email yang formal, periksa kembali nomor dan email Anda, serta tambahkan LinkedIn untuk menampilkan rekam jejak lebih lengkap.

Joko Wibowo
joko-wibowo@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Panglima Polim V No.7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
linkedin․com/in/joko–wibowo–123

Deskripsi Diri

Bagian deskripsi diri bisa Anda ubah judulnya menjadi Profil Diri atau Tentang Saya. Meskipun namanya bisa berbeda-beda, fungsi bagian ini tetap sama. Penting untuk menyusun bagian ini dengan cermat karena inilah perkenalan diri Anda yang pertama kali dilihat HRD. Pastikan Anda mencantumkan skill dan pengalaman yang relevan dengan lowongan kerja.

Selain menyebutkan kemampuan, riwayat pekerjaan, dan pendidikan, tambahkan juga objektif karier di dalam CV yang menunjukkan kesesuaian rencana masa depan Anda dengan posisi terkait.

Bagian deskripsi diri Anda di CV digital akan lebih terlihat unggul dibandingkan pelamar lain jika menggambarkan skill utama yang sesuai dengan posisi yang dituju, lengkap dengan pencapaian yang dicantumkan dalam bentuk angka. Anda bisa mengikuti struktur deskripsi diri pada contoh berikut.

Contoh yang baik:

Digital marketing dengan gelar Sarjana Pemasaran berpengalaman sebagai Spesialis Pemasaran Digital. Meningkatkan konversi kampanye berbayar sebesar 35% dalam satu tahun. Terampil dan proaktif dalam SEO, SEM, dan analisis data.

Contoh yang salah:

Digital marketing dengan gelar Sarjana Pemasaran dan pengalaman sebagai spesialis pemasaran digital, terampil dalam berbagai strategi online dan analisis data, serta dikenal kreatif dalam mengembangkan rencana dan solusi pemasaran.

Deskripsi diri yang optimal sebaiknya menghindari istilah umum tanpa bukti, karena rekruter lebih tertarik pada pencapaian dan skill yang konkret.

Pengalaman Kerja

Pada bagian pengalaman kerja di CV, cantumkan seluruh riwayat profesional yang pernah dijalani, baik dalam bentuk pekerjaan penuh waktu, paruh waktu, pekerjaan lepas (freelance), maupun pengalaman magang. Rekruter biasanya hanya melihat CV dalam waktu singkat, jadi sangat penting untuk mengurutkan pengalaman kerja terbaru dan paling relevan. Jika pengalaman tersebut juga menunjukkan skill yang dicari pada lowongan digital marketing, peluang Anda untuk dipanggil interview akan semakin besar.

Dalam mendeskripsikan setiap pengalaman kerja, jelaskan jobdesc dan pencapaian yang berhasil diraih. Gunakan angka sebagai indikator keberhasilan, seperti peningkatan penjualan, jumlah klien, dan lainnya. Tulislah secara ringkas dalam bullet points, berkisar 3-5 poin saja.

Umumnya, pengalaman kerja yang dianggap bagus adalah yang mampu menggambarkan kontribusi, dampak nyata, dan pencapaian yang bisa diukur. Pastikan Anda mencocokkan pengalaman Anda dengan skill atau pengetahuan yang terdapat dalam lowongan kerja. Ini dia contoh penulisan pengalaman kerja yang baik di dalam CV digital dan bisa jadi referensi saat menyusun CV Anda.

Contoh yang baik:

Spesialis Pemasaran Digital, Januari 2023 - Sekarang
PT Solusi Digital Nusantara, Yogyakarta

  • Meningkatkan traffic organik website perusahaan sebesar 150% dalam enam bulan melalui strategi SEO on-page dan konten berkualitas.
  • Merancang dan mengelola kampanye iklan Google Ads yang menghasilkan ROI 300% serta menurunkan biaya per akuisisi hingga 40%.
  • Mengoptimalkan konversi landing page sehingga tingkat pendaftaran newsletter naik dari 2% menjadi 8% dalam tiga bulan.

Contoh yang salah:

Spesialis Pemasaran Digital, Januari 2023 - Sekarang
PT Solusi Digital Nusantara, Yogyakarta

  • Mengelola kampanye pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas merek di berbagai platform media sosial.
  • Mengoptimalkan konten online agar sesuai dengan tren pasar dan kebutuhan audiens yang beragam.
  • Membuat laporan kinerja pemasaran mingguan untuk evaluasi dan perbaikan strategi tim digital marketing.

Anda juga dapat melihat contoh penulisan pengalaman kerja yang kurang baik di atas karena kurang mencerminkan pencapaian spesifik. Sebab, penjelasannya terlalu datar. Tidak menunjukkan keunikan pengalaman Anda, tidak ada hasil yang bisa diukur, sehingga terkesan kurang relevan dengan posisi yang dilamar.

Pendidikan

Bagian pendidikan dalam CV menampilkan latar belakang akademis Anda, dan menunjukkan bahwa Anda telah memenuhi standar tertentu untuk menyelesaikan pendidikan.

Jika Anda melamar ke posisi digital marketing, latar belakang pendidikan formal sangat penting. Sering kali, rekruter mencantumkan persyaratan gelar tertentu dalam lowongan. Kandidat sangat dianjurkan untuk menonjolkan gelar pendidikan, pelatihan, atau kursus yang menunjukkan keterampilan relevan seperti optimisasi mesin pencari dan penguasaan google analytics.

Tulislah dalam format kronologi terbalik, artinya, pendidikan paling terakhir ditulis paling awal. Cantumkan detail lengkap seperti nama institusi, jurusan, gelar, IPK atau nilai rapor, serta tahun masuk dan lulus. Jika relevan, tambahkan prestasi, mata kuliah inti, atau penghargaan akademis.

Apabila masih tersedia ruang, sajikan prestasi tersebut dalam bentuk bullet points agar lebih mudah terlihat dan dibaca oleh rekruter.

Sarjana Pemasaran, 2018 - 2021
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Keterampilan

Jika ingin melamar sebagai digital marketing, pastikan Anda menunjukkan skill dalam CV seperti pemasaran media sosial dan kepedulian detail desain kampanye, karena keduanya sering jadi pertimbangan utama recruiter untuk pekerjaan tersebut. CV yang baik wajib memuat dua jenis keterampilan: hard skill dan soft skill. Yuk, simak penjelasan serta contohnya.

Hard Skills

Hard skill adalah keterampilan teknis yang memungkinkan Anda menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan sesuai ekspektasi. Sering kali, keterampilan ini berkaitan erat dengan penggunaan software, tools, hingga metode atau teknik tertentu. Mencantumkan hard skill tidak bisa sembarangan. Pastikan skill yang Anda tulis benar-benar berkaitan dengan posisi digital marketing, terutama jika posisi tersebut sudah di level senior atau spesialis. Sebenarnya, mencantumkan 3-5 hard skill saja sudah cukup, tapi sesuaikan juga dengan detail lowongan kerja. Letaknya biasanya setelah bagian pengalaman kerja untuk memperkuat relevansi keduanya.

Hard skill yang paling relevan dengan industri teknologi informasi dan posisi yang dilamar berpotensi menjadi yang paling menarik bagi HRD. Pastikan Anda mencantumkan yang sesuai kebutuhan perusahaan.

Sebagai gambaran, ini dia daftar hard skill yang sering dicari untuk menjadi seorang digital marketing.

  • Optimisasi mesin pencari
  • Penguasaan google analytics
  • Pemasaran media sosial

Soft Skills

Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang digital marketing. Soft skills akan menunjang keterampilan teknis Anda, dan menjadi indikator bagaimana Anda bisa bekerja sama dalam tim dan mengatasi berbagai tekanan.

Soft skills di CV yang dianggap menarik biasanya yang memang relevan dengan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan. Karena itu, penting untuk mencantumkan soft skill yang spesifik atau yang secara jelas dicantumkan dalam lowongan.

Berikut adalah contoh soft skill yang paling banyak dicari untuk posisi digital marketing

  • Ketahanan terhadap tekanan kerja
  • Fleksibilitas penyesuaian perubahan kontinu
  • Kreativitas penyusunan konten digital

Kemampuan Bahasa

Mencantumkan kemampuan bahasa di CV adalah langkah strategis yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya untuk profesi yang berhubungan langsung dengan bahasa seperti penerjemah, tapi juga untuk hampir semua jenis pekerjaan, termasuk seorang digital marketing. Kemampuan bahasa asing mencerminkan bahwa Anda mampu berinteraksi lintas budaya dan negara. Nah, hal ini sangat dihargai di dunia kerja yang makin kompetitif saat ini.

Ada berbagai cara untuk menunjukkan keahlian bahasa asing Anda di CV. Pertama, gambarkan kemampuan Anda secara deskriptif, seperti:

  • Bahasa Inggris: Lancar
  • Bahasa Spanyol: Menengah

Anda juga dapat mempertimbangkan pencantuman standar internasional, seperti Common European Framework of Reference (CEFR), untuk menuliskan kemampuan bahasa asing. Jika menggunakan standar ini, kemampuan bahasa Anda dikategorikan menjadi:

  • A1: Beginner
  • A2: Elementary
  • B1: Intermediate
  • B2: Upper intermediate
  • C1: Advanced
  • C2: Proficiency

Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi

Sertifikasi dan lisensi adalah bukti bahwa Anda telah mengikuti pelatihan, kursus, atau pendidikan non-formal dan dinilai telah menguasai skill tertentu sebagai seorang digital marketing. Dengan mencantumkan sertifikasi dalam CV, Anda menunjukkan bahwa Anda telah melalui serangkaian tes & proses dan siap menjalankan peran secara profesional di bidang teknologi informasi. Usahakan memilih sertifikasi yang benar-benar relevan dengan posisi yang dilamar agar tidak terkesan asal cantum.

Berikut ini beberapa jenis sertifikasi yang umumnya sesuai dengan posisi digital marketing dan cara menulisnya di CV.

  • Google Ads Certification, 2023
  • Facebook Blueprint Certification, 2023
  • Google Analytics Individual Qualification, 2023

Tips Ahli:

LLDIKTI menekankan pentingnya detail seperti font dan layout dalam membangun CV profesional, plus keharusan menyertakan hasil terukur dan contoh nyata untuk setiap pengalaman kerja. (1)

Bagian Pendukung Lainnya

Selain elemen wajib dalam CV, Anda bisa menyisipkan informasi pendukung yang dapat menjadi nilai tambah di mata perekrut. Hanya saja, pastikan bagian-bagian berikut ini memang relevan dengan posisi yang Anda incar atau ketika memang masih ada ruang dalam CV Anda.

Hobi dan Minat

Menambahkan hobi di CV bisa menjadi poin plus jika hobi tersebut mencerminkan keterampilan yang relevan dengan bidang teknologi informasi atau posisi yang dilamar. Ini juga bisa membuat Anda lebih menonjol dibanding kandidat lain. Bagi Anda yang baru pertama kali melamar kerja atau magang, bagian ini bisa memperkuat profil Anda. Pastikan hobi yang ditulis di CV digital marketing masih relevan dan mencerminkan nilai tambah, bukan sekadar pengisi ruang kosong.

Prestasi dan Penghargaan

Prestasi dan penghargaan bisa ditulis secara terpisah di CV agar terlihat lebih menonjol. Tools pembuat CV Jobseeker punya fitur yang membantu menyorot bagian ini secara efektif agar rekruter lebih mudah melihatnya. Pencapaian ini bisa jadi bukti nyata keunggulan Anda yang belum tentu dimiliki kandidat lain, baik pencapaian di dunia akademis maupun pengalaman kerja.

Volunteer

Pengalaman volunteer dalam CV tak hanya menunjukkan bahwa Anda aktif dan inisiatif, tetapi juga seorang digital marketing yang memiliki empati. Karakter ini sering dibutuhkan perusahaan untuk banyak pekerjaan. Cantumkan secara rinci layaknya pengalaman kerja, termasuk jabatan, nama lembaga, lama kegiatan, dan tugas-tugas yang Anda lakukan selama jadi relawan.

Temuan Data:

9 dari 10 HR setuju bahwa mereka lebih suka CV yang disesuaikan dengan info lowongan kerja. Artinya, ada kesesuaian antara pengalaman Anda dengan apa yang dicari oleh perusahaan. (2)

Kata Kerja Profesional untuk CV Digital Marketing

Menggunakan kata kerja yang tepat di CV digital bisa mengubah deskripsi kerja Anda dari biasa saja menjadi lebih berdampak dan menarik perhatian. Inilah salah satu cara untuk semakin menggambarkan kontribusi Anda lebih baik lagi. Ungkapan "Bertanggung jawab atas" sebaiknya dihindari karena tidak menonjolkan peran aktif Anda. Pertimbangkan untuk menggunakan kata kerja seperti mengoptimalkan, merencanakan, atau kata kerja lainnya di bawah ini.

  • Menganalisis
  • Mengoptimalkan
  • Merencanakan
  • Mengelola
  • Memantau
  • Mengukur
  • Mengembangkan
  • Menyusun
  • Menerapkan
  • Meningkatkan

Contoh CV Digital Marketing

Semua bagian penting dari CV digital marketing telah kita bahas, lengkap dengan cara membuat dan contohnya satu per satu. Mari lihat contoh lengkap CV berikut ini. Contoh ini bisa Anda jadikan inspirasi untuk menyusun CV yang menarik perhatian rekruter.

Joko Wibowo
Senior Manajer Pemasaran Digital

Jl. Panglima Polim V No.7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160

joko-wibowo@example.com

(111) 222 33 444 55

linkedin․com/in/joko–wibowo–123

Digital marketing profesional dengan pengalaman tiga tahun sebagai Spesialis Pemasaran Digital. Berhasil meningkatkan konversi kampanye iklan Google Ads sebesar 40% dalam enam bulan. Memiliki gelar S1 Ilmu Komunikasi.

Pengalaman Kerja

Manajer Pemasaran Digital

2023

-

2026

PT Solusi Pemasaran Digital Nusantara (Bandung)

  • Meningkatkan traffic organik situs web perusahaan hingga 150% dalam enam bulan.
  • Mengoptimalkan anggaran iklan PPC sehingga ROI naik 50% dalam satu kuartal.
  • Merancang kampanye media sosial yang menghasilkan 10.000 lead berkualitas dalam tiga bulan.
Pendidikan

S1 Ilmu Komunikasi

2018

-

2021

Universitas Indonesia (Depok)

Keahlian
  • Optimisasi mesin pencari

  • Penguasaan google analytics

  • Pemasaran media sosial

Kualifikasi
  • Ketahanan terhadap tekanan kerja

  • Fleksibilitas penyesuaian perubahan kontinu

  • Kreativitas penyusunan konten digital

Sertifikat
  • Google Ads Certification

  • Facebook Blueprint Certification

Bahasa
  • Bahasa Indonesia - Penutur asli

  • Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan

Jika Anda merasa sulit merangkumnya dalam 1 halaman, Anda bisa pelajari contoh CV yang sudah kami siapkan untuk membantu Anda mengatur isinya.

Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Langkah yang harus diterapkan:

  • Tulis pencapaian dalam angka, agar pencapaian Anda lebih mudah dibaca, dinilai, dan diukur oleh rekruter.
  • Sesuaikan CV dengan posisi digital marketing, tulis pengalaman & keahlian yang sesuai dengan info loker.
  • Susun riwayat kerja secara kronologis terbalik, mulai dari pengalaman kerja terbaru ke paling lama.
  • Sertakan latar pendidikan yang menunjang posisi yang dilamar, lengkap dengan jurusan dan tahun lulus.
  • Cek ulang lamaran digital marketing Anda, pastikan tidak ada yang salah. CV tanpa typo menunjukkan bahwa Anda teliti.

Hal-hal yang harus dihindari:

  • Jangan gunakan jargon atau istilah rumit, terutama yang tak ada kaitannya dengan posisi digital marketing.
  • Hindari mencantumkan informasi sensitif seperti status menikah atau agama dalam CV Anda.
  • Jangan buat desain yang terlalu beragam untuk CV. Desain boleh menarik, tapi utamakan keterbacaan terutama untuk ATS.
  • Jangan sampai penjelasan terlalu melebar. CV yang terlalu panjang bisa membingungkan rekruter.
  • Jangan gunakan terlalu banyak kalimat pasif seperti "bertanggung jawab". Gunakan kalimat yang lebih aktif.

Cara Membuat CV Digital Marketing ATS-friendly

ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem digital yang membantu perusahaan menyaring CV pelamar sebelum ditinjau oleh HR. Sistem ATS bekerja dengan mencocokkan kata kunci dari lowongan kerja dengan informasi yang ada di CV seperti pengalaman, pendidikan, dan keterampilan.

CV yang tidak memenuhi kriteria otomatis akan tereliminasi. Simak tips membuat CV digital marketing yang cocok dengan ATS berikut ini.

  • Format CV yang minimalis tanpa hiasan seperti grafik, tabel, atau foto adalah yang paling ideal untuk ATS. Hindari penggunaan desain berlebihan karena CV ATS berisi teks saja.
  • Pilih font standar seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman dengan ukuran yang mudah dibaca. Font yang terlalu dekoratif akan sulit terbaca sistem.
  • Jangan lupa mencantumkan kata kunci yang sesuai dengan deskripsi lowongan digital marketing, terutama di bagian skill dan pengalaman kerja.
  • Format terbaik untuk menyimpan CV adalah PDF atau DOCX, kecuali perusahaan memberi instruksi lain.
  • Gunakan struktur CV yang logis dan konsisten, dengan judul atau subheading yang mudah dikenali sistem, seperti Pengalaman Kerja, Keterampilan, atau Riwayat Pendidikan.

Bingung mulai dari mana? Gunakan template CV ATS Jobseeker agar Anda tak perlu repot menyusun dari awal.

Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Digital Marketing

CV yang efektif mampu meningkatkan kesempatan Anda untuk diterima di pekerjaan impian sebagai seorang digital marketing. Pastikan CV Anda jelas, terstruktur, dan mencerminkan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Nah, dengan tools pembuat CV dari Jobseeker, Anda tak perlu membuat CV dari nol. Cukup pilih template profesional dan isi datanya lewat tools yang sudah tersedia. Yuk, mulai sekarang!

FAQ

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi digital marketing?

Surat lamaran tidak hanya melengkapi CV, tapi juga menjadi alat komunikasi awal yang bisa memengaruhi keputusan rekruter untuk melihat CV Anda atau tidak. Karena itu, hindari menggunakan surat lamaran yang sama untuk semua lowongan. Buat secara personal dan sesuai kebutuhan.

Bagi surat lamaran digital marketing menjadi tiga bagian: pembuka (perkenalkan diri), isi (tampilkan pengalaman dan pencapaian terbaik), dan penutup (ajukan ajakan untuk meninjau atau menghubungi Anda).

Anda bisa pelajari kumpulan contoh surat lamaran kerja Jobseeker untuk membantu Anda mendapat ide cara penulisannya.

Jangan lupa, surat lamaran yang efektif juga bisa menjadi nilai tambah. Anda bisa cek template surat lamaran kerja kami untuk mempermudah prosesnya.

Bagaimana cara membuat CV digital marketing tanpa pengalaman kerja?

Tanpa pengalaman kerja, Anda bisa mengisi CV dengan hal-hal seperti pendidikan terakhir, keterampilan utama, pengalaman organisasi, atau volunteer.

Selain itu, maksimalkan bagian ringkasan profil untuk menggambarkan motivasi Anda serta tujuan karier jangka pendek atau panjang.

Semua bagian ini akan membantu rekruter melihat bahwa Anda punya potensi dan keterampilan yang relevan dengan posisi digital marketing yang layak dipertimbangkan.

Bagaimana cara membuat headline untuk CV digital marketing yang menarik?

Headline CV menampilkan ringkasan tentang siapa Anda dan kompetensi Anda, agar rekruter langsung mengenali Anda sejak impresi pertama.

Hindari headline yang generik seperti "fresh graduate" atau "jobseeker". Soroti kualifikasi utama dan level profesional Anda untuk menunjukkan nilai yang lebih spesifik.

Buat headline tetap ringkas, idealnya 4-5 kata supaya mudah dipindai HRD.

Di bawah ini adalah contoh headline CV digital yang dikategorikan berdasarkan pengalaman kerja:

  • Spesialis Digital Marketing Muda
  • Senior Manajer Pemasaran Digital
  • Senior Manajer Pemasaran Digital

Seperti apa format CV digital marketing terbaik pada 2026?

Ada tiga format CV digital marketing yang umum digunakan: kronologis (memprioritaskan pengalaman kerja), fungsional (menyoroti keterampilan), dan kombinasi.

Format kronologis cocok untuk pelamar berpengalaman, fungsional ideal bagi fresh graduate atau career switcher, sementara kombinasi pas untuk yang punya pengalaman namun ingin menekankan skill tertentu.

Saat memilih format, pertimbangkan peran yang dilamar serta berapa banyak pengalaman yang bisa Anda tampilkan.

Bagikan via:
Penulis

Seorang digital content writer dengan 4+ tahun pengalaman di industri edutech dan rekrutmen. Berpengalaman membuat berbagai format konten, ia berkomitmen menciptakan tulisan yang tidak hanya bernilai bagi audiens, tetapi juga berdampak positif bagi bisnis.

Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.

Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.

Baca lebih lanjut