Contoh CV sales
Melamar ke posisi sales biasanya mengharuskan kandidat untuk menampilkan keterampilan yang dicari perusahaan, mulai dari pengelolaan prospek pelanggan, orientasi hasil terukur, dan kemampuan komunikasi efektif. CV yang benar-benar menonjolkan keterampilan dan pengalaman Anda sangatlah penting untuk bisa menjadi kandidat yang dipertimbangkan perusahaan. Melalui artikel ini, Anda akan belajar bagaimana cara membuat CV sales yang mampu ciptakan kesan pertama yang kuat di mata HRD. Tersedia juga tips-tips penting disertai contoh yang bisa Anda jadikan panduan.
Membuat CV yang mampu menonjolkan skill dan pengalaman memang perlu strategi yang tepat dan upaya lebih. CV yang disusun dengan baik bisa meningkatkan peluang Anda lolos ke tahap interview. Nah, mari mulai dengan membahas bagian-bagian utama dalam CV untuk melamar posisi sales.
Struktur dan Format CV sales
Elemen utama dalam CV umumnya sama, terlepas dari level pengalaman kerja. Yang utama adalah mampu menunjukkan bahwa Anda punya potensi menjadi seorang sales yang baik.
CV entry-level umumnya digunakan oleh lulusan baru atau pelamar magang yang belum memiliki banyak pengalaman kerja formal. Fokuskan isi CV sales pada hal-hal yang tetap mencerminkan kemampuan, seperti hard skill dan soft skill, pengalaman organisasi, relawan, atau pelatihan yang pernah diikuti.

Jika Anda sudah berada di level menengah (punya pengalaman kerja 1-3 tahun), tampilkan pengalaman kerja dan pencapaian sebagai bukti kontribusi nyata di dunia profesional. Pilih pengalaman yang benar-benar relevan dengan posisi sales yang Anda lamar, untuk meningkatkan peluang lolos ke tahap berikutnya.

Untuk level senior, isi CV sales tidak hanya mencantumkan daftar pengalaman, tetapi juga menekankan pada dampak, peran kepemimpinan, dan hasil yang bisa diukur. Jelaskan pencapaian Anda dengan angka dan tunjukkan keterampilan kepemimpinan. CV perlu memperlihatkan bahwa Anda mampu mengelola tim atau proyek strategis.

Isi CV bisa bervariasi tergantung pengalaman yang dimiliki, namun panduan bagian-bagian berikut umumnya bisa dipakai semua orang.
Header CV Sales
Header CV adalah bagian paling awal yang memuat identitas diri Anda, seperti nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon aktif. Data-data ini penting agar pihak perusahaan bisa mengenali Anda dan menghubungi Anda dengan mudah untuk proses rekrutmen selanjutnya.
Pada CV sales, gunakan email yang mencerminkan profesionalisme (hindari nama alay atau angka acak), pastikan kontak bisa dihubungi, dan sertakan LinkedIn untuk nilai plus
Dedi Kuncoro
dedi-kuncoro@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Jenderal Sudirman No. 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190
linkedin․com/in/dedi–kuncoro–123
Profil
Bagian deskripsi diri sering muncul dengan berbagai judul lain seperti Profil Diri, Rangkuman, atau Tentang Saya. Pastikan deskripsi diri menggambarkan keahlian dan keunikan Anda secara singkat & padat. Usahakan agar sesuai dengan kriteria yang dicari, agar HRD merasa bahwa Anda merupakan kandidat yang cocok.
Selain menyebutkan kemampuan, riwayat pekerjaan, dan pendidikan, tambahkan juga objektif karier di dalam CV yang menunjukkan kesesuaian rencana masa depan Anda dengan posisi terkait.
Deskripsi diri di CV sales yang menarik perhatian rekruter adalah yang selaras dengan jobdesc dan mampu menyoroti keahlian utama yang dibutuhkan. Tambahkan juga pencapaian nyata yang bisa diukur, seperti data angka atau penghargaan, agar lebih meyakinkan. Anda dapat perhatikan contoh deksripsi diri yang menarik di bawah ini.
Contoh yang baik:
Saya sales berpengalaman S1 Manajemen. Sebagai Staf Penjualan di PT Sukses Makmur, saya meningkatkan penjualan hingga 25% dalam enam bulan. Mahir membangun hubungan baik dengan klien lama maupun baru.
Contoh yang salah:
Sales berpengalaman dengan latar belakang S1 Manajemen, mampu menjalin komunikasi efektif dan menjaga hubungan profesional, memiliki pendekatan pragmatis, inovatif, dan responsif, serta berdedikasi pada satu nilai utama: integritas.
Sebaiknya Anda hindari menulis keahlian atau pengalaman yang terlalu umum dan tidak terukur hasilnya, karena ini tidak cukup untuk membuat rekruter terkesan.
Pengalaman Kerja
pengalaman kerja di CV penting untuk menunjukkan keterampilan nyata Anda di dunia kerja. Semua bentuk pengalaman kerja yang pernah Anda jalani, termasuk full time, part time, freelance, hingga magang, perlu dicantumkan. Susunan pengalaman kerja sebaiknya dimulai dari pekerjaan terakhir Anda, lalu mundur ke belakang. Fokuskan pada pengalaman yang paling relevan dengan posisi sales, karena ini dapat memberikan kesan bahwa Anda punya modal skill yang dibutuhkan.
Bagian ini sebaiknya tidak hanya menjelaskan jobdesc sehari-hari, tetapi juga apa yang berhasil Anda capai. Tuliskan dalam bentuk bullet points yang jelas dan ringkas. Biasanya, 3-5 bullet points saja sudah cukup.
Kesimpulannya, pengalaman kerja yang menarik adalah yang mampu menunjukkan kontribusi dan hasil kerja Anda, bukan hanya apa yang Anda kerjakan. Baca ulang jobdesc di lowongan dan cari cara untuk memasukkan skill atau kata kunci di pengalaman kerja. Berikut ini adalah contoh penulisan pengalaman kerja yang tepat dan menarik dalam CV sales.
Contoh yang baik:
Staf Penjualan, Januari 2023 - Sekarang
PT Sukses Niaga Mandiri, Surabaya
- Meningkatkan penjualan bulanan hingga 25 persen melalui strategi promosi digital yang terukur.
- Memperluas jaringan klien korporat sebanyak 15 perusahaan baru dalam enam bulan.
- Mencapai tingkat retensi pelanggan sebesar 30 persen melalui program loyalitas dan tindak lanjut personal.
Contoh yang salah:
Staf Penjualan, Januari 2023 - Sekarang
PT Sukses Niaga Mandiri, Surabaya
- Menjalankan strategi penjualan untuk mencapai target dan memperluas pangsa pasar.
- Melakukan kunjungan rutin ke klien untuk membangun dan memelihara hubungan bisnis.
- Mengelola kegiatan promosi dan pameran produk untuk meningkatkan kesadaran merek.
Pada contoh di atas, Anda juga dapat melihat penulisan pengalaman kerja yang sebaiknya dihindari. Deskripsi tersebut kurang menarik karena tidak menggambarkan kontribusi nyata, tidak menyertakan pencapaian yang bisa diukur, atau dampak positif untuk perusahaan.
Pendidikan
Riwayat pendidikan di CV menunjukkan perjalanan akademis yang sudah Anda jalani dan kualifikasi formal Anda, termasuk rincian gelar dan bidang/jurusannya.
Beberapa rekruter tidak terlalu mempermasalahkan gelar saat merekrut posisi sales, asalkan Anda memiliki keterampilan yang dibutuhkan di bidang pemasaran. Kendati demikian, riwayat pendidikan non-formal seperti kursus untuk melatih keterampilan penguasaan sistem CRM dan pengelolaan prospek pelanggan, atau sertifikasi Certified Sales Professional tetap dapat bernilai di mata rekruter.
Tuliskan dengan format kronologi terbalik agar rekruter langsung melihat pendidikan terakhir Anda. Tuliskan informasi lengkap, mulai dari nama institusi, jurusan, gelar, nilai IPK atau rapor, dan tahun masuk-lulus. Anda juga bisa tambahkan prestasi, mata kuliah atau pelajaran yang relevan, hingga penghargaan yang pernah diraih.
Untuk tampilan CV yang lebih rapi, gunakan bullet points jika informasi mengenai prestasi dan capaian akademis Anda cukup banyak.
S1 Manajemen, 2018 - 2021
Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat
Keterampilan
Menunjukkan skill di CV seperti analisis data penjualan dan kemampuan komunikasi efektif sangatlah penting, karena itu merupakan beberapa keterampilan utama yang sering dicari perusahaan untuk posisi sales. Soft skill dan hard skill adalah dua jenis keterampilan yang umumnya harus ada dalam CV. Ini dia penjelasan lengkapnya.
Hard Skills
Hard skill adalah kemampuan teknis yang bersifat spesifik dan dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan benar. Contohnya keahlian menggunakan sebuah tools atau software, hingga menggunakan metode atau teknik tertentu. Sebaiknya hindari mencantumkan hard skill yang terlalu umum. Fokus pada skill yang benar-benar dibutuhkan di posisi sales yang Anda lamar, terutama jika posisi tersebut sudah di level senior. Rekomendasi jumlah hard skill dalam CV adalah 3-5, namun bisa juga tergantung kualifikasi yang ditetapkan dalam lowongan. Umumnya, bagian hard skill ditaruh setelah pengalaman kerja agar terlihat korelasinya.
Hard skill yang menarik perhatian adalah yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Artinya, fokuslah pada skill yang benar-benar dibutuhkan di bidang pemasaran dan posisi terkait.
Ini dia beberapa hard skill yang umum dicari untuk menjadi seorang sales.
- Analisis data penjualan
- Penguasaan sistem CRM
- Pengelolaan prospek pelanggan
Soft Skills
Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang sales. Keterampilan ini menjadi pelengkap dari hard skill dan memberi gambaran bagi rekruter tentang etos kerja Anda dan cara mengelola tanggung jawab.
Soft skills di CV yang dianggap menarik biasanya yang memang relevan dengan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan. Itulah kenapa menuliskan soft skill yang sesuai dengan informasi pada lowongan kerja sangatlah penting.
Nah, berikut adalah beberapa soft skill yang sering dibutuhkan untuk posisi sales.
- Kemampuan komunikasi efektif
- Kemampuan negosiasi cermat
- Orientasi hasil terukur
Kemampuan Bahasa
Mencantumkan kemampuan bahasa di CV adalah langkah strategis yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya untuk profesi yang berhubungan langsung dengan bahasa seperti penerjemah, tapi juga untuk hampir semua jenis pekerjaan, termasuk seorang sales. Kemampuan bahasa juga menjadi sinyal positif bahwa Anda mampu beradaptasi dan bekerja sama dengan lingkungan kerja internasional dan multikultural.
Salah satu cara efektif dalam menampilkan keahlian bahasa asing di CV adalah dengan menjabarkannya secara deskriptif, misalnya:
- Bahasa Inggris: Lancar
- Bahasa Spanyol: Menengah
Agar kemampuan bahasa asing lebih jelas dan terstandar, Anda dapat menggunakan Common European Framework of Reference (CEFR). Dengan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:
- A1: Beginner
- A2: Elementary
- B1: Intermediate
- B2: Upper intermediate
- C1: Advanced
- C2: Proficiency
Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi
Lisensi dan sertifikasi merupakan tanda resmi bahwa Anda telah lulus pelatihan atau pendidikan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh seorang sales. Dengan mencantumkan sertifikasi dalam CV, Anda menunjukkan bahwa Anda telah melalui serangkaian tes & proses dan siap menjalankan peran secara profesional di bidang pemasaran. Pastikan sertifikasi yang Anda sertakan ada kaitannya dengan skill yang dicari, atau relevan dengan bidang industri atau posisi yang Anda tuju.
Nah, berikut adalah beberapa contoh sertifikasi yang relevan untuk posisi sales plus cara menulisnya.
- Certified Sales Professional, 2023
- Certified Professional Sales Person, 2023
- Salesforce Administrator Certification, 2023
Tips Ahli:
LLDIKTI menekankan pentingnya detail seperti font dan layout dalam membangun CV profesional, plus keharusan menyertakan hasil terukur dan contoh nyata untuk setiap pengalaman kerja. (1)
Bagian Pendukung Lainnya
Selain elemen wajib dalam CV, Anda bisa menyisipkan informasi pendukung yang dapat menjadi nilai tambah di mata perekrut. Tambahkan informasi berikut ini hanya jika relevan dengan posisi yang Anda lamar atau ketika masih ada ruang kosong di CV Anda.
Hobi dan Minat
Hobi dalam CV bisa menjadi daya tarik tersendiri, apalagi jika mencerminkan kemampuan atau karakter yang dibutuhkan di industri pemasaran dan posisi yang Anda lamar. Jika Anda melamar ke lowongan magang dan belum memiliki pengalaman kerja, mencantumkan hobi yang relevan sangatlah disarankan. Namun, jangan asal tulis, ya. Hindari menyebutkan hobi di CV sales yang terlalu umum, tidak berkaitan, atau tidak mencerminkan sisi profesional Anda.
Prestasi dan Penghargaan
Letakkan prestasi dan penghargaan di bagian tersendiri dalam CV agar rekruter mudah menemukannya. Jobseeker punya fitur khusus untuk bantu Anda membuat bagian ini lebih menarik perhatian rekruter, lho. Prestasi & penghragaan dapat memperlihatkan kekuatan diri yang unik dan belum tentu orang lain punya. Anda bisa menambahkan prestasi, baik dari masa pendidikan maupun saat bekerja.
Volunteer
Pengalaman volunteer dalam CV tak hanya menunjukkan bahwa Anda aktif dan inisiatif, tetapi juga seorang sales yang memiliki empati. Karakter ini sering dibutuhkan perusahaan untuk banyak pekerjaan. Tulislah bagian ini seperti pengalaman profesional, dengan menyebutkan posisi, organisasi tempat Anda berkontribusi, durasinya, dan tanggung jawab utama.
Temuan Data:
Rata-rata HR menghabiskan waktu 30 detik untuk memutuskan apakah CV layak dipertimbangkan. Penting untuk menonjolkan pengalaman kerja relevan, skill utama, dan pencapaian dengan jelas (2)
Kata Kerja Profesional untuk CV Sales
Kata kerja yang tepat di dalam CV sales dapat membuat pengalaman kerja Anda terdengar lebih konkret dan berkesan bagi rekruter. Jobdesc yang sebelumnya terkesan biasa saja, bisa dibuat menjadi lebih profesional dan berdampak. Agar kontribusi Anda terlihat lebih jelas, hindari kata seperti "Bertanggung jawab atas". Gunakan membina, membujuk, atau kata kerja lain yang direkomendasikan berikut ini.
- Menjual
- Memasarkan
- Menegosiasikan
- Membina
- Membujuk
- Meyakinkan
- Melayani
- Mempertahankan
- Mengembangkan
- Menggali
Contoh CV Sales
Kita telah mempelajari seluruh elemen penting dari CV sales, mulai dari definisi hingga langkah penulisannya satu per satu. Sekarang, saatnya Anda melihat contoh CV lengkap di bawah ini sebagai referensi untuk membuat CV yang solid dan relevan.
Jl. Jenderal Sudirman No. 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190
•
dedi-kuncoro@example.com
•
(111) 222 33 444 55
•
linkedin․com/in/dedi–kuncoro–123
Staf Penjualan berpengalaman 3 tahun di perusahaan ritel, berhasil meningkatkan omzet 15% per tahun. Terampil membangun hubungan dengan pelanggan dan mencapai target penjualan secara konsisten. Memiliki gelar Sarjana Manajemen Pemasaran.
Koordinator Penjualan
2023
-2026
PT Sentra Penjualan Nusantara (Bandung)
- Meningkatkan omzet penjualan tahunan sebesar 25% melalui strategi promosi digital dan pelatihan tim.
- Mengembangkan jaringan distribusi baru di tiga provinsi sehingga memperluas pangsa pasar hingga 30%.
- Merancang dan melaksanakan program loyalitas pelanggan yang meningkatkan retensi hingga 40% selama dua tahun.
Sarjana Manajemen Pemasaran
2018
-2021
Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)
Analisis data penjualan
Penguasaan sistem CRM
Pengelolaan prospek pelanggan
Kemampuan komunikasi efektif
Kemampuan negosiasi cermat
Orientasi hasil terukur
Certified Sales Professional
Certified Professional Sales Person
Bahasa Indonesia - Penutur asli
Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan
Bingung memadatkan pengalaman Anda dalam satu halaman? Coba lihat beberapa contoh CV dari kami sebagai referensi.
Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter
Hal-hal yang harus diperhatikan:
- Pastikan isi CV sesuai dengan kebutuhan posisi sales, utamakan skill & pengalaman relevan.
- Jaga CV seringkas mungkin. Untuk pemula, 1 halaman sudah cukup asal isi CV tepat sasaran.
- Gunakan format CV yang rapi dan konsisten, ini akan memudahkan rekruter membaca isi dokumen Anda.
- Lakukan pengecekan ulang lamaran sales Anda, karena kesalahan dan typo kecil bisa berdampak besar.
- Awali CV dengan profil singkat yang memperkenalkan siapa Anda dan keunggulan utama Anda.
Langkah yang perlu dihindari:
- Data pribadi seperti agama dan status perkawinan tidak perlu dimasukkan dalam CV karena tidak relevan.
- Jangan gunakan format atau desain yang terlalu dekoratif, karena akan sulit terbaca ATS.
- Jangan berbohong. Lebih baik pengalaman sedikit tapi nyata daripada banyak tapi fiktif.
- Jangan tulis hobi yang tak ada hubungannya denagn sales, pilih hobi yang bisa mendukung citra profesional Anda.
- Jangan sampai typo pada informasi kontak. Kontak yang tak aktif bisa membuat Anda kehilangan peluang kerja.
Cara Membuat CV Sales ATS-friendly
ATS atau Applicant Tracking System adalah alat bantu perusahaan dalam memproses CV secara otomatis sebelum diberikan ke bagian rekrutmen. Sistem ini menilai CV dengan mencocokkan kata kunci dari lowongan dengan data pelamar seperti pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, dan skill.
Sistem tersebut membuat CV yang tidak sesuai langsung tereliminasi. Anda bisa menyimak tips penting membuat CV sales yang ATS-friendly lewat penjelasan berikut.
- Gunakan format CV yang sederhana dan rapi. Biasanya, CV ATS berisi teks secara keseluruhan tanpa adanya tabel, grafik, foto, atau desain berlebihan.
- Hindari font aneh atau yang seperti hiasan. Gunakan font profesional seperti Calibri atau Times New Roman agar bisa terbaca dengan baik oleh sistem.
- Perhatikan kata kunci dalam lowongan kerja sales dan sesuaikan dengan isi CV Anda, terutama bagian pengalaman dan kemampuan.
- Simpan CV Anda dalam format .pdf atau .docx agar kompatibel dengan sistem pelacakan.
- Buat isi CV ke dalam bagian-bagian yang rapi, dan gunakan heading atau judul yang jelas seperti Pengalaman Kerja, Riwayat Pendidikan, dan Keterampilan agar ATS mudah membacanya.
Membuat CV ATS bisa menjadi tantangan tersendiri karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Untuk memudahkan Anda, langsung gunakan template CV yang tersedia di Jobseeker untuk menyusun CV ATS dalam hitungan menit!
Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Sales
Kesuksesan melamar kerja sebagai seorang sales sangat dipengaruhi oleh kualitas CV yang Anda buat. Pastikan CV Anda jelas, terstruktur, dan mencerminkan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Nah, dengan tools pembuat CV dari Jobseeker, Anda tak perlu membuat CV dari nol. Cukup pilih template profesional dan isi datanya lewat tools yang sudah tersedia. Yuk, mulai sekarang!
FAQ
Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi sales?
Surat lamaran membantu memperkuat CV Anda dan bertujuan memengaruhi rekruter untuk meninjau lamaran lebih jauh lagi. Maka dari itu, hindari membuat surat lamaran yang terlalu umum. Setiap surat harus disesuaikan dengan posisi dan perusahaan.
Tulis surat lamaran kerja sales dalam tiga bagian: mulai dengan perkenalan diri, lanjutkan dengan poin-poin pengalaman terbaik Anda, dan akhiri dengan permintaan untuk mempertimbangkan lamaran Anda.
Butuh inspirasi menulis surat lamaran? Lihat kumpulan contoh surat lamaran kerja di Jobseeker dan temukan format yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Anda juga bisa mengakses template surat lamaran kerja profesional dari kami untuk memperkuat berkas lamaran Anda.
Bagaimana cara membuat CV sales tanpa pengalaman kerja?
Fokuskan isi CV pada pendidikan, keterampilan, organisasi, pengalaman volunteer, atau pengalaman magang yang pernah Anda ikuti.
Selain itu, manfaatkan bagian "Tentang Saya" untuk menjelaskan motivasi, tujuan karier, serta kelebihan Anda secara singkat.
Yang penting, tampilkan pengalaman apa pun yang bisa mencerminkan potensi dan keterampilan Anda yang relevan dengan posisi sales yang dilamar.
Bagaimana cara membuat headline untuk CV sales yang menarik?
Headline CV bertujuan memberikan gambaran singkat tentang siapa Anda, latar belakang Anda, dan kompetensi Anda sebagai kandidat.
Jangan sekadar menulis "fresh graduate" atau "jobseeker" karena terlalu umum. Fokuslah pada kualifikasi pendidikan, pengalaman, dan level profesional Anda.
Pastikan headline singkat dan padat, sekitar 4-5 kata sudah cukup.
Berikut contoh headline CV sales yang sesuai untuk berbagai tingkat pengalaman:
- Sales Eksekutif Pemula
- Eksekutif Penjualan Senior
- Senior Sales Manager Profesional Berpengalaman
Seperti apa format CV sales terbaik pada 2026?
Ada tiga format CV sales yang umum digunakan: kronologis (memprioritaskan pengalaman kerja), fungsional (menyoroti keterampilan), dan kombinasi.
Format kronologis menonjolkan pengalaman kerja dan cocok untuk profesional senior, sementara fungsional menyorot skill dan sesuai untuk pemula. Kombinasi digunakan untuk memperkuat keduanya.
Dalam memilih format CV terbaik, pertimbangkan dua hal penting: jenis posisi yang dilamar dan tingkat pengalaman yang dimiliki, agar isi CV bisa disusun secara strategis dan relevan.
Referensi:
- LLDIKTI Region V, Kiat Membuat CV dan Resume sebagai Bekal Meraih Karier Impian
- Jobseeker, Tren & Statistik HR
Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.
Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.
