Public Relations
Ditulis oleh Alisatul Aini, Penulis • Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2026

Contoh CV public relations

Melamar ke posisi public relations biasanya mengharuskan kandidat untuk menampilkan keterampilan yang dicari perusahaan, mulai dari manajemen krisis komunikasi, ketahanan menghadapi tekanan kerja, dan kemampuan komunikasi antar pribadi. Agar berhasil lolos tahap berikutnya, Anda perlu siapkan CV yang mencerminkan keterampilan dan pengalaman Anda secara optimal. Panduan dalam artikel ini bertujuan membantu Anda menyusun CV public relations yang profesional dan mampu memikat rekruter, lengkap dengan penjelasan detail tiap bagian, tips penting, dan contoh yang bisa Anda jadikan acuan.

Sangatlah wajar jika Anda merasa kesulitan saat menyusun CV yang benar-benar bisa mencerminkan skill dan pengalaman Anda. Semakin memukau CV Anda, semakin besar pula peluang untuk lolos ke tahap rekrutmen berikutnya. Tak perlu berlama lagi, yuk, mulai dengan mempelajari bagian-bagian penting dalam CV public relations.

Struktur dan Format CV public relations

Elemen utama dalam CV umumnya sama, terlepas dari level pengalaman kerja. Yang utama adalah mampu menunjukkan bahwa Anda punya potensi menjadi seorang public relations yang baik.

Untuk profesional di tahap karier menengah, fokus CV adalah pada tanggung jawab yang pernah diemban dan hasil yang dicapai. Pilih pengalaman yang benar-benar relevan dengan posisi public relations yang Anda lamar, untuk meningkatkan peluang lolos ke tahap berikutnya.

Meski isi CV bisa berbeda tergantung tingkat pengalaman, struktur dasarnya tetap sama, dan berikut adalah bagian-bagian yang bisa Anda cantumkan.

Header CV Public Relations

Di bagian paling atas, terdapat header CV di mana Anda perlu mencantumkan informasi penting seperti nama lengkap, email, dan nomor telepon. Bagian ini sangat penting agar perusahaan mengetahui siapa Anda dan bisa menghubungi Anda kembali jika ada pertanyaan atau mengabari hasil seleksi.

Pada CV public relations, gunakan email yang mencerminkan profesionalisme (hindari nama alay atau angka acak), pastikan kontak bisa dihubungi, dan sertakan LinkedIn untuk nilai plus

Lestari Muljono
lestari-muljono@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Dr. Saharjo No.123, RT 04/RW 05, Kel. Kebayoran Baru, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12120
linkedin․com/in/lestari–muljono–123

Tentang Saya

Bagian ini juga dikenal dengan berbagai judul berbeda, mulai dari Tentang Saya hingga Profil, tergantung preferensi yang Anda pilih. Penting untuk menyusun bagian ini dengan cermat karena inilah perkenalan diri Anda yang pertama kali dilihat HRD. Pastikan Anda mencantumkan skill dan pengalaman yang relevan dengan lowongan kerja.

Selain informasi utama seperti pengalaman dan pendidikan, menambahkan objektif karier di CV bisa jadi poin plus. Rekruter dapat melihat bahwa Anda punya rencana karier jelas yang sejalan dengan posisi yang dilamar.

Umumnya, deskripsi diri yang menarik di mata rekruter berisi keahlian utama yang perusahaan cari. Dalam CV public relations, pastikan Anda menyertakan keterampilan yang relevan dengan lowongan, dan mencantumkan bukti berupa hasil atau prestasi yang terukur. Simak contoh di bawah ini sebagai referensi.

Contoh yang baik:

Profesional public relations dengan pengalaman 5 tahun sebagai Manajer Hubungan Masyarakat di PT Media Kreasi Indonesia. Berhasil meningkatkan engagement media sosial sebesar 40% dalam setahun. Memiliki gelar S1 Ilmu Komunikasi.

Contoh yang salah:

Profesional public relations adaptif dengan pengalaman beragam dalam membangun citra perusahaan, mengembangkan strategi komunikasi secara menyeluruh, serta menjalin hubungan yang solid dengan berbagai pemangku kepentingan dalam lingkungan kerja yang dinamis.

Umumnya, deskripsi diri yang kurang menarik hanya berisi perkenaan diri umum saja, tanpa pencapaian atau skill yang terbukti sehingga rekruter tidak melihat adanya kecocokan.

Pengalaman Kerja

Bagian pengalaman kerja di CV bertujuan untuk menggambarkan perjalanan karier Anda secara menyeluruh. Deskripsikan seluruh pengalaman kerja, baik yang bersifat jangka panjang seperti pekerjaan tetap, maupun magang, paruh waktu, atau freelance. Penempatan urutan pengalaman kerja sangat penting. Urutkan dari pengalaman terbaru, dan pastikan Anda menuliskan deskripsi di bawahnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dan kualifikasi yang disebutkan dalam lowongan public relations.

Fokuslah menjelaskan tanggung jawab utama dan pencapaian yang telah Anda raih. Sebisa mungkin sertakan data atau angka sebagai bukti, dan susun dalam bentuk bullet point sebanyak 3–5 poin agar mudah dibaca.

Intinya, pengalaman kerja yang baik bukan hanya menunjukkan tugas harian, tapi juga dampak dan hasil konkret yang Anda berikan. Sesuaikan dengan lowongan yang dilamar, lalu sematkan skill yang relevan dan pernah Anda praktikkan sebelumnya. Yuk, simak contoh pengalaman kerja yang ditulis dengan baik dan efektif di dalam CV public relations berikut ini.

Contoh yang baik:

Manajer Hubungan Masyarakat, Januari 2023 - Sekarang
PT Harmoni Komunika, Bandung

  • Memimpin kampanye media sosial yang berhasil meningkatkan keterlibatan audiens sebesar 45% dalam enam bulan.
  • Menginisiasi program kemitraan dengan 10 media nasional sehingga liputan perusahaan meningkat 60%.
  • Menyelenggarakan konferensi pers internasional yang dihadiri lebih dari 100 wartawan.

Contoh yang salah:

Manajer Hubungan Masyarakat, Januari 2023 - Sekarang
PT Harmoni Komunika, Bandung

  • Mengelola hubungan dengan media lokal dan nasional untuk memperkuat citra perusahaan.
  • Menyusun strategi komunikasi internal dan eksternal guna menjaga reputasi merek di berbagai platform.
  • Membangun jaringan profesional dengan mitra dan stakeholder untuk mendukung kampanye branding.

Dari contoh di atas, Anda juga dapat melihat penulisan pengalaman kerja yang belum ideal karena tidak memperlihatkan kontribusi atau pencapaian jelas. Sebab, penjelasannya masih terlalu umum, tanpa menunjukkan peran spesifik atau hasil kerja Anda yang bisa diukur.

Pendidikan

Riwayat pendidikan di CV menunjukkan perjalanan akademis yang sudah Anda jalani dan kualifikasi formal Anda, termasuk rincian gelar dan bidang/jurusannya.

Gelar formal sering diutamakan untuk posisi public relations. Rekruter cenderung mencari kandidat dengan gelar formal di bidang tertentu. Jika Anda memiliki gelar pendidikan, atau pelatihan yang membuktikan keterampilan relevan seperti penulisan siaran pers dan penggunaan sistem CRM, silakan cantumkan pada bagian ini.

Penulisannya disarankan menggunakan kronologi terbalik, dengan pendidikan terbaru di bagian atas. Tuliskan informasi lengkap, mulai dari nama institusi, jurusan, gelar, nilai IPK atau rapor, dan tahun masuk-lulus. Anda juga bisa tambahkan prestasi, mata kuliah atau pelajaran yang relevan, hingga penghargaan yang pernah diraih.

Agar lebih informatif dan rapi, tampilkan poin-poin terkait prestasi, nilai, atau penghargaan tersebut dalam bentuk bullet points agar rekruter lebih muda membacanya.

S1 Ilmu Komunikasi, 2018 - 2021
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Keterampilan

Keterampilan seperti perencanaan acara publik dan keterampilan negosiasi diplomasi publik sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, terutama untuk posisi public relations. Mencantumkan skill dalam CV adalah langkah yang tak boleh terlewat. Dalam CV, Anda perlu mencantumkan dua kategori keterampilan utama: soft skill dan hard skill. Berikut perbedaan dan contohnya masing-masing.

Hard Skills

Hard skill adalah kemampuan teknis yang bersifat spesifik dan dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan benar. Contohnya keahlian menggunakan sebuah tools atau software, hingga menggunakan metode atau teknik tertentu. Hindari mencantumkan hard skill yang terlalu umum. Pilihlah keterampilan yang lebih spesifik dan relevan dengan posisi public relations yang Anda incar, apalagi untuk peran senior atau spesialis. Sebenarnya, mencantumkan 3-5 hard skill saja sudah cukup, tapi sesuaikan juga dengan detail lowongan kerja. Letaknya biasanya setelah bagian pengalaman kerja untuk memperkuat relevansi keduanya.

Perlu diingat bahwa perusahaan mencari hard skill yang sesuai dengan kebutuhan di industri komunikasi. Jadi, hard skill yang dianggap menarik tentunya yang mereka cari dalam lowongan.

Berikut ini beberapa hard skill yang paling sering dibutuhkan untuk menjadi seorang public relations.

  • Penulisan siaran pers
  • Analisis data media sosial
  • Manajemen krisis komunikasi

Soft Skills

Soft skill adalah kombinasi antara kemampuan interpersonal kepribadian yang membuat Anda mampu bekerja sama dengan baik dan menyesuaikan diri sebagai seorang public relations di lingkungan kerja. Tanpa soft skill, hard skill Anda bisa kurang optimal. Rekruter biasanya menilai soft skill untuk melihat bagaimana Anda bekerja di bawah tekanan atau dalam tim.

Soft skills di CV yang dianggap menarik biasanya yang memang relevan dengan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan. Karena itu, penting untuk mencantumkan soft skill yang spesifik atau yang secara jelas dicantumkan dalam lowongan.

Berikut ini daftar soft skill yang sering dicari untuk posisi public relations.

  • Kemampuan komunikasi antar pribadi
  • Keterampilan memecahkan masalah kompleks
  • Ketahanan menghadapi tekanan kerja

Kemampuan Bahasa

Keterampilan bahasa di CV merupakan nilai tambah yang layak ditampilkan, bahkan untuk pekerjaan yang tidak secara langsung berkaitan dengan bidang linguistik atau penerjemahan, termasuk seorang public relations. Kemampuan bahasa asing bisa menunjukkan pada rekruter bahwa Anda siap bekerja di lingkungan internasional & multikultural.

Kemampuan bahasa asing dapat ditampilkan dengan berbagai metode di CV. Cara paling sederhana adalah menuliskannya secara deskriptif, contohnya:

  • Bahasa Inggris: Lancar
  • Bahasa Spanyol: Menengah

Agar kemampuan bahasa asing lebih jelas dan terstandar, Anda dapat menggunakan Common European Framework of Reference (CEFR). Dengan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:

  • A1: Beginner
  • A2: Elementary
  • B1: Intermediate
  • B2: Upper intermediate
  • C1: Advanced
  • C2: Proficiency

Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi

Sertifikasi maupun lisensi merupakan indikator bahwa Anda telah memiliki keahlian yang dibutuhkan sebagai seorang public relations, dan telah melalui proses pelatihan atau pendidikan resmi yang diakui suatu lembaga. Sertifikasi dalam CV bisa menjadi nilai plus dan bukti konkret bahwa Anda kompeten di bidang komunikasi. Usahakan memilih sertifikasi yang benar-benar relevan dengan posisi yang dilamar agar tidak terkesan asal cantum.

Di bawah ini adalah contoh sertifikasi yang sering dibutuhkan untuk lowongan public relations beserta cara menulisnya.

  • Sertifikasi Kompetensi Public Relations, 2023
  • Accredited in Public Relations, 2023
  • Digital PR Certification Google, 2023

Tips Ahli:

LLDIKTI menekankan pentingnya detail seperti font dan layout dalam membangun CV profesional, plus keharusan menyertakan hasil terukur dan contoh nyata untuk setiap pengalaman kerja. (1)

Bagian Pendukung Lainnya

Di luar bagian inti CV, ada informasi tambahan yang bisa Anda sertakan untuk memberikan kesan positif lebih kepada rekruter. Hanya saja, pastikan bagian-bagian berikut ini memang relevan dengan posisi yang Anda incar atau ketika memang masih ada ruang dalam CV Anda.

Hobi dan Minat

Menyertakan hobi dalam CV bukan sekadar pelengkap atau agar CV Anda terlihat penuh. Ini bisa menjadi nilai plus jika mencerminkan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri komunikasi. Jika Anda melamar ke lowongan magang dan belum memiliki pengalaman kerja, mencantumkan hobi yang relevan sangatlah disarankan. Tapi sebaiknya selektif, hindari menulis hobi di CV public relations yang tak mencerminkan karakter atau nilai tambah apa pun pada CV.

Prestasi dan Penghargaan

Prestasi dan penghargaan bisa ditulis secara terpisah di CV agar terlihat lebih menonjol. Tools pembuat CV Jobseeker punya fitur yang membantu menyorot bagian ini secara efektif agar rekruter lebih mudah melihatnya. Informasi ini bisa menjadi pembeda karena menunjukkan kelebihan yang tidak dimiliki semua orang, baik dari masa pendidikan Anda maupun pengalaman kerja.

Volunteer

Volunteer dalam CV bisa menambah citra positif karena menunjukkan bahwa Anda merupakan seorang public relations yang inisiatif, peduli terhadap orang lain, dan punya semangat kolaborasi. Untuk hasil maksimal, pilih pengalaman yang sesuai dengan bidang kerja yang Anda lamar. Cantumkan secara rinci layaknya pengalaman kerja, termasuk jabatan, nama lembaga, lama kegiatan, dan tugas-tugas yang Anda lakukan selama jadi relawan.

Temuan Data:

9 dari 10 HR setuju bahwa mereka lebih suka CV yang disesuaikan dengan info lowongan kerja. Artinya, ada kesesuaian antara pengalaman Anda dengan apa yang dicari oleh perusahaan. (2)

Kata Kerja Profesional untuk CV Public Relations

Deskripsi pengalaman kerja Anda akan terkesan lebih powerful dan tidak terlalu pasaran berkat pemilihan kata kerja yang strategis. Tugas yang terkesan biasa saja dapat dibuat menjadi luar biasa dengan pemilihan kata yang tepat di CV public relations. Hindari penggunaan kata kerja yang kurang menggambarkan kontribusi, seperti "Bertanggung jawab atas". Ganti dengan membangun, mengelola, atau kata kerja lainnya yang direkomendasikan berikut ini.

  • Membangun
  • Menjalin
  • Mengelola
  • Menyusun
  • Menyampaikan
  • Memantau
  • Merancang
  • Menyebarluaskan
  • Memperkuat
  • Meningkatkan

Contoh CV Public Relations

Kita telah mempelajari seluruh elemen penting dari CV public relations, mulai dari definisi hingga langkah penulisannya satu per satu. Sekarang, simak contoh CV lengkap di bawah ini. Gunakan sebagai referensi agar CV Anda semakin efektif dan menarik.

Lestari Muljono
Manajer Senior Hubungan Masyarakat

Jl. Dr. Saharjo No.123, RT 04/RW 05, Kel. Kebayoran Baru, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12120

lestari-muljono@example.com

(111) 222 33 444 55

linkedin․com/in/lestari–muljono–123

Profesional public relations dengan 3 tahun pengalaman sebagai staf hubungan masyarakat di PT Telkom Indonesia. Berhasil meningkatkan engagement media sosial hingga 35% dalam 6 bulan. Memiliki gelar S1 Ilmu Komunikasi.

Pengalaman Kerja

Koordinator Hubungan Masyarakat

2023

-

2026

PT Sinergi Publikasi Nusantara (Surabaya)

  • Meningkatkan liputan media nasional sebesar 50% dalam setahun melalui strategi siaran pers terarah.
  • Menggagas program kemitraan dengan 10 influencer lokal sehingga engagement media sosial naik 40%.
  • Menjalin hubungan dengan 25 wartawan regional untuk memperluas jangkauan publikasi organisasi.
Pendidikan

S1 Ilmu Komunikasi

2018

-

2021

Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)

Keahlian
  • Penulisan siaran pers

  • Analisis data media sosial

  • Manajemen krisis komunikasi

Kualifikasi
  • Kemampuan komunikasi antar pribadi

  • Keterampilan memecahkan masalah kompleks

  • Ketahanan menghadapi tekanan kerja

Sertifikat
  • Sertifikasi Kompetensi Public Relations

  • Accredited in Public Relations

Bahasa
  • Bahasa Indonesia - Penutur asli

  • Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan

Bingung memadatkan pengalaman Anda dalam satu halaman? Coba lihat beberapa contoh CV dari kami sebagai referensi.

Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Hal-hal yang perlu dilakukan:

  • Buat riwayat pendidikan dengan jelas, karena bisa jadi kekuatan jika pengalaman kerja Anda masih terbatas.
  • Buat bagian khusus untuk mencantumkan keterampilan teknis dan interpersonal yang sesuai dengan posisi public relations.
  • Sertakan ringkasan profesional yang menjelaskan posisi dan keahlian utama Anda di awal CV.
  • Cantumkan pencapaian berbasis angka, untuk memperkuat kontribusi Anda di posisi sebelumnya.
  • Pilih kata kerja yang kuat dan aktif saat menulis deskripsi pengalaman kerja untuk menambah kesan yang kuat.

Hal-hal yang harus dihindari:

  • Jangan cantumkan pengalaman tak relevan. Fokuslah pada pengalaman kerja yang sesuai dengan posisi public relations.
  • Jangan menjelaskan terlalu banyak detail hingga keluar dari fokus utama dan membuat CV menjadi panjang.
  • Jangan gunakan kalimat pasif. Gunakan kata kerja aktif seperti "memimpin", "mencapai" agar terdengar lebih kuat.
  • Jangan buat desain yang terlalu beragam untuk CV. Desain boleh menarik, tapi utamakan keterbacaan terutama untuk ATS.
  • Jangan lupa periksa kembali bagian kontak. Jangan sampai typo di email atau nomor telepon.

Cara Membuat CV Public Relations ATS-friendly

ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem otomatis yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV pelamar kerja sebelum sampai ke tangan HRD. ATS akan menyeleksi CV berdasarkan relevansi kata kunci yang terdapat dalam deskripsi pekerjaan dan isi CV Anda.

Sistem tersebut membuat CV yang tidak sesuai langsung tereliminasi. Anda bisa menyimak tips penting membuat CV public relations yang ATS-friendly lewat penjelasan berikut.

  • Buat desain CV yang sederhana, hanya berisi teks, dan bebas elemen visual seperti tabel atau gambar adalah kunci agar bisa dibaca oleh ATS.
  • Hindari font aneh atau yang seperti hiasan. Gunakan font profesional seperti Calibri atau Times New Roman agar bisa terbaca dengan baik oleh sistem.
  • Sisipkan kata kunci penting dari informasi lowongan kerja public relations, karena ATS akan mencocokkan ini dengan isi CV Anda.
  • Simpan file CV Anda dalam format PDF atau .docx sesuai ketentuan umum, kecuali perusahaan meminta format lain.
  • Susun CV Anda dengan heading yang jelas seperti "Pengalaman Kerja", "Pendidikan", dan "Keterampilan" agar sistem bisa mengenali isi dokumen.

Membuat CV ATS bisa menjadi tantangan tersendiri karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Untuk memudahkan Anda, langsung gunakan template CV yang tersedia di Jobseeker untuk menyusun CV ATS dalam hitungan menit!

Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Public Relations

Kesuksesan melamar kerja sebagai seorang public relations sangat dipengaruhi oleh kualitas CV yang Anda buat. Pastikan CV Anda rapi, mudah dibaca, dan sesuai dengan kebutuhan posisi yang dilamar, terutama dengan memperhatikan format dan penggunaan kata kunci.

Nah, Anda tak perlu repot menyusun CV dari awal. Jobseeker hadir dengan tools pembuat CV dan beragam template profesional yang siap pakai. Yuk, coba sekarang!

FAQ

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi public relations?

Surat lamaran kerja berfungsi sebagai pengantar dan pelengkap CV, sekaligus memberi kesan pertama pada rekruter. Karena itu, surat lamaran perlu disusun secara khusus sesuai posisi yang dilamar, bukan satu template untuk semua lowongan.

Tulis surat lamaran kerja public relations dalam tiga bagian: mulai dengan perkenalan diri, lanjutkan dengan poin-poin pengalaman terbaik Anda, dan akhiri dengan permintaan untuk mempertimbangkan lamaran Anda.

Butuh inspirasi menulis surat lamaran? Lihat kumpulan contoh surat lamaran kerja di Jobseeker dan temukan format yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Anda juga bisa memperkuat lamaran dengan menggunakan template surat lamaran kerja yang kami sediakan sebagai pelengkap CV Anda.

Bagaimana cara membuat CV public relations tanpa pengalaman kerja?

Saat belum punya pengalaman kerja, Anda bisa menonjolkan pendidikan, keterampilan, kegiatan organisasi, volunteer, atau magang dalam CV.

Pada bagian deskripsi singkat tentang diri Anda, tunjukkan semangat belajar, ketertarikan di bidang tertentu, dan kelebihan Anda.

Semua bagian ini akan membantu rekruter melihat bahwa Anda punya potensi dan keterampilan yang relevan dengan posisi public relations yang layak dipertimbangkan.

Bagaimana cara membuat headline untuk CV public relations yang menarik?

Headline CV adalah kalimat singkat yang menjelaskan siapa Anda secara profesional dan mengapa Anda cocok untuk posisi yang dilamar.

Menulis "fresh graduate" atau "jobseeker" saja tidak cukup untuk menarik perhatian HRD karena kurang spesifik. Tampilkan pendidikan, pengalaman, dan level profesional Anda agar lebih standout.

Buat headline tetap ringkas, idealnya 4-5 kata supaya mudah dipindai HRD.

Di bawah ini adalah contoh headline CV public relations yang dikategorikan berdasarkan pengalaman kerja:

  • Asisten Humas Muda
  • Manajer Senior Hubungan Masyarakat
  • Senior Manajer Hubungan Masyarakat

Seperti apa format CV public relations terbaik pada 2026?

Secara umum, CV public relations Anda bisa disusun dalam tiga format utama: kronologis (mengutamakan pengalaman kerja), fungsional (mengutamakan keterampilan), dan kombinasi.

Bagi yang punya riwayat kerja kuat, kronologis sangat ideal, sementara fungsional cocok untuk karier baru atau pengalaman terbatas, dan kombinasi untuk menonjolkan dua aspek sekaligus.

Pilih format yang paling sesuai berdasarkan bidang pekerjaan yang dilamar serta pengalaman kerja yang dimiliki agar CV Anda lebih efektif.

Bagikan via:
Penulis

Seorang digital content writer dengan 4+ tahun pengalaman di industri edutech dan rekrutmen. Berpengalaman membuat berbagai format konten, ia berkomitmen menciptakan tulisan yang tidak hanya bernilai bagi audiens, tetapi juga berdampak positif bagi bisnis.

Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.

Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.

Baca lebih lanjut