Manual Tester
Ditulis oleh Alisatul Aini, Penulis • Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2026

Contoh CV manual tester

Saat melamar ke posisi manual tester, pastikan Anda dapat menonjolkan keterampilan yang dicari, mulai dari eksekusi uji fungsional, ketelitian dalam pengujian sistem, dan manajemen waktu yang efektif. Agar berhasil lolos tahap berikutnya, Anda perlu siapkan CV yang mencerminkan keterampilan dan pengalaman Anda secara optimal. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan panduan lengkap terkait cara membuat CV manual tester yang optimal, dilengkapi dengan contoh dan tips penting untuk membuat lamaran Anda unggul dibanding kandidat lain.

Salah satu bagian paling menantang dalam proses rekrutmen adalah pembuatan CV yang mampu menarik perhatian HRD. CV yang disusun dengan baik bisa jadi kunci utama menuju tahap rekrutmen berikutnya. Namun tak perlu bingung harus mulai dari mana, mari bahas dulu bagian-bagian penting dalam CV manual tester.

Struktur dan Format CV manual tester

Baik melamar sebagai fresh graduate atau berpengalaman, struktur CV umumnya sama. Yang penting, Anda mampu menunjukkan keterampilan utama untuk menjadi seorang manual tester profesional.

Perbedaan CV sering kali terletak pada pengalaman kerja, tetapi secara umum, berikut adalah bagian-bagian yang bisa Anda terapkan.

Header CV Manual Tester

Header CV adalah bagian paling awal yang memuat identitas diri Anda, seperti nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon aktif. Mencantumkan bagian ini sangat membantu HRD menghubungi Anda jika profil Anda sesuai dengan kualifikasi yang dicari.

Beberapa tips agar header CV manual tester tampil profesional: gunakan email dengan nama asli, pastikan kontak aktif dan benar, serta tambahkan tautan LinkedIn yang memperkuat personal branding Anda.

Agus Widodo
agus-widodo@example.com
(111) 222 33 444 55
Jalan Merpati Raya No. 12 RT 05/RW 03, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12430
linkedin․com/in/agus–widodo–123

Deskripsi Diri

Bagian deskripsi diri sering muncul dengan berbagai judul lain seperti Profil Diri, Rangkuman, atau Tentang Saya. Jadikan bagian ini sebagai ringkasan yang tak hanya berisi perkenalan diri dasar, tetapi memamerkan kelebihan dan pengalaman Anda. Cocokkan isinya dengan kualifikasi yang perusahaan cari.

Di samping itu, pastikan juga Anda tidak hanya mencantumkan perkenalan dasar seperti skill dan pendidikan, tapi juga menyebutkan objektif karier di CV, yaitu rencana karier yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Deskripsi diri di CV manual tester yang menarik perhatian rekruter adalah yang selaras dengan jobdesc dan mampu menyoroti keahlian utama yang dibutuhkan. Tambahkan juga pencapaian nyata yang bisa diukur, seperti data angka atau penghargaan, agar lebih meyakinkan. Anda bisa mengikuti struktur deskripsi diri pada contoh berikut.

Contoh yang baik:

Manual Tester berpengalaman tiga tahun di industri perangkat lunak. Menemukan 150+ bug kritis dan menurunkan error produksi hingga 20%. Memiliki gelar Sarjana Teknik Informatika serta keterampilan analisis mendalam.

Contoh yang salah:

Manual tester yang berpengalaman dan berdedikasi dengan pemahaman luas tentang proses pengujian perangkat lunak serta kemampuan bekerja sama dalam tim, komunikasi efektif, dan penyelesaian tugas secara tepat waktu dengan pendekatan proaktif.

Deskripsi yang hanya memuat jargon umum seperti ‘disiplin’ dan ‘pekerja keras’ cenderung kurang menarik karena tidak didukung oleh pencapaian atau contoh nyata.

Pengalaman Kerja

pengalaman kerja di CV penting untuk menunjukkan keterampilan nyata Anda di dunia kerja. Semua bentuk pengalaman kerja yang pernah Anda jalani, termasuk full time, part time, freelance, hingga magang, perlu dicantumkan. Rekruter biasanya hanya melihat CV dalam waktu singkat, jadi sangat penting untuk mengurutkan pengalaman kerja terbaru dan paling relevan. Jika pengalaman tersebut juga menunjukkan skill yang dicari pada lowongan manual tester, peluang Anda untuk dipanggil interview akan semakin besar.

Dalam mendeskripsikan setiap pengalaman kerja, jelaskan jobdesc dan pencapaian yang berhasil diraih. Gunakan angka sebagai indikator keberhasilan, seperti peningkatan penjualan, jumlah klien, dan lainnya. Tulislah secara ringkas dalam bullet points, berkisar 3-5 poin saja.

Intinya, yang membuat pengalaman kerja Anda menonjol adalah sejauh mana Anda bisa menunjukkan kontribusi yang terbukti nyata. Hubungkan pengalaman dengan kata kunci atau keahlian yang diminta di lowongan yang sedang Anda lamar. Yuk, simak contoh pengalaman kerja yang ditulis dengan baik dan efektif di dalam CV manual tester berikut ini.

Contoh yang baik:

Tester Manual, Januari 2023 - Sekarang
PT Inspeksi Prima, Surabaya

  • Melakukan pengujian fungsional dan regresi untuk aplikasi e-commerce, menemukan 150+ bug kritis sebelum peluncuran.
  • Mengidentifikasi dan mendokumentasikan 200+ skenario uji pada perangkat IoT, meningkatkan cakupan pengujian hingga 95%.
  • Memvalidasi integrasi API backend pada sistem perbankan online, mencegah potensi kerugian data sebesar Rp500 juta.

Contoh yang salah:

Tester Manual, Januari 2023 - Sekarang
PT Inspeksi Prima, Surabaya

  • Melaksanakan pengujian fungsional pada berbagai modul aplikasi untuk memastikan kelancaran proses bisnis.
  • Mengidentifikasi dan melaporkan isu perangkat lunak berdasarkan hasil eksekusi skenario pengujian secara berkala.
  • Mengevaluasi kebutuhan pemeliharaan produk dengan berkolaborasi bersama tim lintas fungsi dalam siklus pengembangan.

Pada contoh di atas, Anda juga dapat melihat penulisan pengalaman kerja yang sebaiknya dihindari. Deskripsinya tidak mampu menjelaskan apa kontribusi yang Anda berikan dan tidak menyertakan bukti nyata berupa angka atau hasil kerja.

Pendidikan

Bagian latar belakang pendidikan di CV berfungsi untuk menampilkan riwayat dan pencapaian akademis Anda, mulai dari sekolah hingga kuliah.

Gelar formal sering diutamakan untuk posisi manual tester. Rekruter cenderung mencari kandidat dengan gelar formal di bidang tertentu. Jika Anda memiliki gelar pendidikan, atau pelatihan yang membuktikan keterampilan relevan seperti penyusunan test case dan pelaporan hasil pengujian, silakan cantumkan pada bagian ini.

Tulislah dalam format kronologi terbalik, artinya, pendidikan paling terakhir ditulis paling awal. Sertakan informasi penting seperti nama sekolah atau perguruan tinggi, jurusan, gelar, IPK atau nilai, serta periode studi. Anda juga dapat menambahkan mata pelajaran relevan, prestasi, atau penghargaan akademis.

Untuk tampilan CV yang lebih rapi, gunakan bullet points jika informasi mengenai prestasi dan capaian akademis Anda cukup banyak.

Sarjana Teknik Informatika, 2018 - 2021
Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat

Keterampilan

Keterampilan seperti pemahaman siklus SDLC dan manajemen waktu yang efektif sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, terutama untuk posisi manual tester. Mencantumkan skill dalam CV adalah langkah yang tak boleh terlewat. Dalam CV, Anda perlu mencantumkan dua kategori keterampilan utama: soft skill dan hard skill. Berikut perbedaan dan contohnya masing-masing.

Hard Skills

Hard skill adalah keterampilan teknis yang memungkinkan Anda menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan sesuai ekspektasi. Sering kali, keterampilan ini berkaitan erat dengan penggunaan software, tools, hingga metode atau teknik tertentu. Mencantumkan hard skill tidak bisa sembarangan. Pastikan skill yang Anda tulis benar-benar berkaitan dengan posisi manual tester, terutama jika posisi tersebut sudah di level senior atau spesialis. Idealnya, 3-5 hard skill dalam CV saja sudah cukup, tapi dapat disesuaikan dengan kualifikasi yang tercantum pada lowongan. Letakkan bagian ini setelah pengalaman kerja untuk lebih menunjukkan relevansinya satu sama lain.

Hard skill yang berpotensi paling dilirik adalah yang paling relevan dengan industri teknologi informasi dan kebutuhan perusahaan. Relevansi skill adalah faktor penting dalam seleksi awal.

Nah, berikut adalah hard skill yang dinilai paling relevan untuk menjadi seorang manual tester.

  • Penyusunan test case
  • Eksekusi uji fungsional
  • Pencatatan bug terperinci

Soft Skills

Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang manual tester. Soft skill berperan melengkapi hard skill, dan sering dijadikan tolok ukur oleh rekruter untuk menilai etos kerja serta kemampuan Anda dalam menyelesaikan tugas.

Relevansi tetaplah penting. Soft skill di CV yang sesuai dengan posisi yang dilamar biasanya memberi nilai tambah di mata HR. Semakin spesifik soft skill yang Anda tulis, semakin tinggi peluang lamaran Anda untuk dianggap cocok oleh rekruter.

Ini dia beberapa contoh soft skill yang umum dicari untuk peran manual tester.

  • Kemampuan komunikasi efektif
  • Ketelitian dalam pengujian sistem
  • Pemikiran analitis dan kritis

Kemampuan Bahasa

Mencantumkan kemampuan bahasa di CV adalah langkah strategis yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya untuk profesi yang berhubungan langsung dengan bahasa seperti penerjemah, tapi juga untuk hampir semua jenis pekerjaan, termasuk seorang manual tester. Alasannya, kemampuan bahasa dapat menunjukkan pada rekruter bahwa Anda mampu menjalin komunikasi global dan bekerja lintas budaya.

Salah satu cara efektif dalam menampilkan keahlian bahasa asing di CV adalah dengan menjabarkannya secara deskriptif, misalnya:

  • Bahasa Inggris: Lancar
  • Bahasa Spanyol: Menengah

Agar kemampuan bahasa asing lebih jelas dan terstandar, Anda dapat menggunakan Common European Framework of Reference (CEFR). Dengan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:

  • A1: Beginner
  • A2: Elementary
  • B1: Intermediate
  • B2: Upper intermediate
  • C1: Advanced
  • C2: Proficiency

Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi

Lisensi dan sertifikasi merupakan tanda resmi bahwa Anda telah lulus pelatihan atau pendidikan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh seorang manual tester. Sertifikasi dalam CV bisa menjadi nilai plus dan bukti konkret bahwa Anda kompeten di bidang teknologi informasi. Sertifikasi dari kursus umumnya lebih mudah didapatkan, tapi pastikan Anda hanya sertakan sertifikasi yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Berikut ini beberapa jenis sertifikasi yang umumnya sesuai dengan posisi manual tester dan cara menulisnya di CV.

  • ISTQB Certified Tester Foundation Level, 2023
  • Certified Software Tester CSTE, 2023
  • ISTQB Agile Tester Extension, 2023

Tips Ahli:

LLDIKTI menekankan pentingnya detail seperti font dan layout dalam membangun CV profesional, plus keharusan menyertakan hasil terukur dan contoh nyata untuk setiap pengalaman kerja. (1)

Baca artikel kami lainnya untuk pelajari panduan penting tentang menyiapkan berkas lamaran kerja:

Bagian Pendukung Lainnya

Di luar bagian inti CV, ada informasi tambahan yang bisa Anda sertakan untuk memberikan kesan positif lebih kepada rekruter. Tambahkan informasi berikut ini hanya jika relevan dengan posisi yang Anda lamar atau ketika masih ada ruang kosong di CV Anda.

Hobi dan Minat

Menambahkan hobi di CV bisa menjadi poin plus jika hobi tersebut mencerminkan keterampilan yang relevan dengan bidang teknologi informasi atau posisi yang dilamar. Ini juga bisa membuat Anda lebih menonjol dibanding kandidat lain. Bagi pencari kerja pemula, hobi bisa menjadi alternatif untuk menunjukkan kualitas diri. Namun, jangan asal tulis, ya. Hindari menyebutkan hobi di CV manual tester yang terlalu umum, tidak berkaitan, atau tidak mencerminkan sisi profesional Anda.

Prestasi dan Penghargaan

Prestasi dan penghargaan bisa ditulis secara terpisah di CV agar terlihat lebih menonjol. Tools pembuat CV Jobseeker punya fitur yang membantu menyorot bagian ini secara efektif agar rekruter lebih mudah melihatnya. Pencapaian ini bisa jadi bukti nyata keunggulan Anda yang belum tentu dimiliki kandidat lain, baik pencapaian di dunia akademis maupun pengalaman kerja.

Volunteer

Menuliskan kegiatan volunteer di CV bisa menunjukkan bahwa Anda adalah seorang manual tester yang proaktif dan peduli sesama. Pilihlah pengalaman volunteer yang berhubungan dengan skill atau bidang kerja yang Anda lamar. Cantumkan secara rinci layaknya pengalaman kerja, termasuk jabatan, nama lembaga, lama kegiatan, dan tugas-tugas yang Anda lakukan selama jadi relawan.

Temuan Data:

Rata-rata HR menghabiskan waktu 30 detik untuk memutuskan apakah CV layak dipertimbangkan. Penting untuk menonjolkan pengalaman kerja relevan, skill utama, dan pencapaian dengan jelas (2)

Kata Kerja Profesional untuk CV Manual Tester

Kata kerja yang tepat di dalam CV manual tester dapat membuat pengalaman kerja Anda terdengar lebih konkret dan berkesan bagi rekruter. Jobdesc yang sebelumnya terkesan biasa saja, bisa dibuat menjadi lebih profesional dan berdampak. Kalimat seperti "Bertanggung jawab atas" kurang menunjukkan kontribusi nyata. Gantilah dengan kata kerja yang lebih spesifik, seperti mengevaluasi, merencanakan, atau kata kerja lainnya dari daftar berikut.

  • Menulis
  • Merencanakan
  • Melaksanakan
  • Mengevaluasi
  • Melaporkan
  • Memverifikasi
  • Menganalisis
  • Mendokumentasikan
  • Mengidentifikasi
  • Memastikan

Contoh CV Manual Tester

Semua bagian penting dari CV manual tester telah kita bahas, lengkap dengan cara membuat dan contohnya satu per satu. Sekarang, saatnya Anda melihat contoh CV lengkap di bawah ini sebagai referensi untuk membuat CV yang solid dan relevan.

Agus Widodo
Senior Manual Tester Berpengalaman

Jalan Merpati Raya No. 12 RT 05/RW 03, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12430

agus-widodo@example.com

(111) 222 33 444 55

linkedin․com/in/agus–widodo–123

Manual tester berpengalaman tiga tahun dengan gelar Sarjana Teknik Informatika. Telah mengidentifikasi lebih dari 200 bug kritis pada aplikasi mobile banking. Berhasil meningkatkan efisiensi pengujian sebesar 30 persen.

Pengalaman Kerja

Penguji Manual

2023

-

2026

PT Solusi Pengujian Manual (Surabaya)

  • Menemukan 60+ bug kritis pada aplikasi mobile e-commerce sebelum rilis, mengurangi keluhan pengguna hingga 30%.
  • Menyusun 150+ kasus uji fungsional dan regresi untuk platform web multi-bahasa, meningkatkan cakupan pengujian sebesar 40%.
  • Mempercepat siklus pengujian dari 10 menjadi 7 hari dengan menerapkan pengujian eksplorasi, mempercepat waktu rilis produk.
Pendidikan

Sarjana Teknik Informatika

2018

-

2021

Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)

Keahlian
  • Penyusunan test case

  • Eksekusi uji fungsional

  • Pencatatan bug terperinci

Kualifikasi
  • Kemampuan komunikasi efektif

  • Ketelitian dalam pengujian sistem

  • Pemikiran analitis dan kritis

Sertifikat
  • ISTQB Certified Tester Foundation Level

  • Certified Software Tester CSTE

Bahasa
  • Bahasa Indonesia - Penutur asli

  • Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan

Bingung memadatkan pengalaman Anda dalam satu halaman? Coba lihat beberapa contoh CV dari kami sebagai referensi.

Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Hal-hal yang harus diperhatikan:

  • Selalu baca ulang lamaran manual tester Anda agar bebas dari typo, kesalahan penulisan, atau kekurangan lainnya.
  • Mulailah setiap poin pengalaman kerja dengan kata kerja aktif yang mencerminkan aksi nyata Anda.
  • Sesuaikan CV dan info lowongan manual tester, dengan menonjolkan pengalaman & keterampilan yang dicari.
  • Buat CV yang rapi dengan format yang konsisten, untuk menciptakan kesan positif sejak awal dibaca.
  • Buat daftar hard skill & soft skill Anda di bagian tersendiri dan yang paling relevan dengan posisi posisi manual tester.

Yang kurang direkomendasikan:

  • Jangan berbohong. Mengarang pengalaman kerja bisa menghancurkan kepercayaan rekruter.
  • Hindari mencantumkan informasi sensitif seperti status menikah atau agama dalam CV Anda.
  • Jangan gunakan jargon atau singkatan yang kurang familiar dan tidak ada hubungannya dengan manual tester.
  • Jangan tulis pengalaman yang tak ada kaitannya. Pilih pengalaman kerja yang relevan dengan posisi manual tester.
  • Jangan gunakan kata-kata yang menggambarkan sifat pasif. CV Anda lebih kuat bila menggunakan kalimat aktif.

Cara Membuat CV Manual Tester ATS-friendly

Applicant Tracking System (ATS) digunakan oleh perusahaan untuk menyortir CV secara otomatis, bahkan sebelum HR membacanya. ATS menyaring berdasarkan kecocokan kata kunci yang muncul di deskripsi pekerjaan dan isi CV Anda, termasuk pengalaman kerja, pendidikan, hingga keterampilan.

CV yang tidak memenuhi kriteria otomatis akan tereliminasi. Simak tips membuat CV manual tester yang cocok dengan ATS berikut ini.

  • Buat CV Anda sesederhana mungkin dengan menghindari penggunaan tabel, gambar, dan dekorasi yang tidak perlu. CV ATS biasanya hanya berisi teks secara keseluruhan.
  • Hindari font aneh atau yang seperti hiasan. Gunakan font profesional seperti Calibri atau Times New Roman agar bisa terbaca dengan baik oleh sistem.
  • Perhatikan kata kunci dalam lowongan kerja manual tester dan sesuaikan dengan isi CV Anda, terutama bagian pengalaman dan kemampuan.
  • Simpan CV dalam format PDF atau .docx, kecuali perusahaan meminta format tertentu.
  • Gunakan struktur CV yang rapi dan terorganisir. Berikan judul atau subheading yang familiar jelas bagi ATS seperti "Pengalaman Kerja","Riwayat Pendidikan" atau "Keterampilan".

Membuat CV ATS memang memerlukan ketelitian, tapi Anda bisa menghemat waktu dengan memakai template CV dari Jobseeker yang sudah pasti lolos sistem ATS!

Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Manual Tester

Kesuksesan melamar kerja sebagai seorang manual tester sangat dipengaruhi oleh kualitas CV yang Anda buat. Pastikan CV Anda jelas, terstruktur, dan mencerminkan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Agar proses membuat CV lebih cepat dan praktis, Jobseeker menyediakan tools khusus dengan berbagai pilihan template profesional. Langsung coba, yuk!

FAQ

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi manual tester?

Selain CV, surat lamaran memberikan kesempatan untuk menjelaskan motivasi dan keunggulan Anda secara langsung kepada rekruter. Pastikan surat Anda dibuat spesifik untuk tiap lowongan agar terasa lebih personal dan meyakinkan.

Gunakan format tiga bagian untuk surat lamaran kerja manual tester: pembuka (perkenalan), isi (pengalaman dan pencapaian), dan penutup (ajakan untuk tindak lanjut atau komunikasi lebih lanjut).

Untuk membantu Anda menulis surat yang efektif, pelajari berbagai contoh surat lamaran kerja yang telah disiapkan oleh Jobseeker.

Lengkapi CV Anda dengan surat lamaran yang ditulis dengan strategi optimal menggunakan template surat lamaran kerja yang telah kami sediakan.

Bagaimana cara membuat CV manual tester tanpa pengalaman kerja?

Fokuskan isi CV pada pendidikan, keterampilan, organisasi, pengalaman volunteer, atau pengalaman magang yang pernah Anda ikuti.

Selain itu, manfaatkan bagian "Tentang Saya" untuk menjelaskan motivasi, tujuan karier, serta kelebihan Anda secara singkat.

Tujuannya adalah menunjukkan bahwa Anda tetap memiliki kemampuan yang relevan dengan pekerjaan manual tester dan kesiapan meski belum pernah bekerja secara profesional.

Bagaimana cara membuat headline untuk CV manual tester yang menarik?

Headline pada CV membantu memperkenalkan siapa Anda secara profesional dalam satu kalimat ringkas, sehingga bisa jadi penentu kesan palng awal.

Hindari headline yang generik seperti "fresh graduate" atau "jobseeker". Soroti kualifikasi utama dan level profesional Anda untuk menunjukkan nilai yang lebih spesifik.

Jaga headline tetap singkat dan tajam, cukup 4-5 kata agar impactful.

Berikut ini contoh headline CV manual tester yang bisa disesuaikan dengan jenjang pengalaman Anda:

  • Manual Tester Tingkat Awal Handal
  • Senior Manual Tester Berpengalaman
  • Senior Manual Tester Berpengalaman Profesional

Seperti apa format CV manual tester terbaik pada 2026?

Secara umum, CV manual tester Anda bisa disusun dalam tiga format utama: kronologis (mengutamakan pengalaman kerja), fungsional (mengutamakan keterampilan), dan kombinasi.

Format kronologis cocok untuk kandidat berpengalaman, fungsional untuk mereka yang baru memulai karier, dan kombinasi fleksibel untuk banyak situasi.

Agar hasilnya optimal, pilih format berdasarkan tingkat pengalaman Anda dan jenis pekerjaan yang sedang Anda incar.

Bagikan via:
Penulis

Seorang digital content writer dengan 4+ tahun pengalaman di industri edutech dan rekrutmen. Berpengalaman membuat berbagai format konten, ia berkomitmen menciptakan tulisan yang tidak hanya bernilai bagi audiens, tetapi juga berdampak positif bagi bisnis.

Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.

Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.

Baca lebih lanjut