Contoh CV account receivable
Saat melamar ke posisi account receivable, pastikan Anda dapat menonjolkan keterampilan yang dicari, mulai dari rekonsiliasi bank dan kas, komunikasi antar departemen, dan adaptasi sistem akuntansi. Agar berhasil lolos tahap berikutnya, Anda perlu siapkan CV yang mencerminkan keterampilan dan pengalaman Anda secara optimal. Melalui artikel ini, Anda akan belajar bagaimana cara membuat CV account receivable yang mampu ciptakan kesan pertama yang kuat di mata HRD. Tersedia juga tips-tips penting disertai contoh yang bisa Anda jadikan panduan.
Salah satu bagian paling menantang dalam proses rekrutmen adalah pembuatan CV yang mampu menarik perhatian HRD. Semakin memukau CV Anda, semakin besar pula peluang untuk lolos ke tahap rekrutmen berikutnya. Tak perlu berlama lagi, yuk, mulai dengan mempelajari bagian-bagian penting dalam CV account receivable.
Struktur dan Format CV account receivable
Baik fresh graduate maupun profesional berpengalaman, format dasar dan isi CV umumnya mirip satu sama lain, yang terpenting Anda menunjukkan kemampuan dasar untuk menjadi seorang account receivable profesional.
CV entry-level umumnya digunakan oleh lulusan baru atau pelamar magang yang belum memiliki banyak pengalaman kerja formal. Tonjolkan bagian-bagian lain seperti skill, pelatihan, pengalaman organisasi dan relawan, atau aktivitas lain di CV account receivable yang tetap bisa menunjukkan skill dan potensi Anda.

Profesional level menengah sudah bisa mulai menunjukkan pengalaman kerja dan kontribusinya pada pekerjaan sebelumnya di dalam CV. Pilih pengalaman yang benar-benar relevan dengan posisi account receivable yang Anda lamar, untuk meningkatkan peluang lolos ke tahap berikutnya.

Untuk posisi senior, CV account receivable kini menjadi tempat untuk memperlihatkan kemampuan memimpin dan kontribusi kerja yang nyata. Tampilkan angka atau data yang bisa menunjukkan pencapaian kerja Anda, serta tunjukkan peran Anda dalam memimpin atau mengarahkan tim.

CV umumnya menyesuaikan level pengalaman pelamar, namun bagian-bagian berikut ini bisa menjadi acuan Anda.
Header CV Account Receivable
Bagian header pada CV berfungsi sebagai informasi kontak dasar, termasuk nama, email profesional, dan nomor telepon Anda. Tanpa informasi kontak yang jelas, rekruter tidak akan tahu siapa Anda dan bagaimana cara menghubungi Anda lebih lanjut.
Agar bagian header CV account receivable milik Anda terlihat profesional, gunakan email yang formal, periksa kembali nomor dan email Anda, serta tambahkan LinkedIn untuk menampilkan rekam jejak lebih lengkap.
Mahendra Hutapea
mahendra-hutapea@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Sudirman No. 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190
linkedin․com/in/mahendra–hutapea–123
Tentang Saya
Pada beberapa CV, bagian deskripsi diri mungkin ditulis dengan judul berbeda seperti Profil, Tentang Saya, atau Ringkasan Diri. Susun bagian ini dengan strategi agar Anda langsung menunjukkan bahwa kualifikasi Anda cocok dengan posisi yang dilamar. Caranya adalah dengan menonjolkan keahlian Anda yang juga disebutkan dalam iklan lowongan.
Selain informasi utama seperti pengalaman dan pendidikan, menambahkan objektif karier di CV bisa jadi poin plus. Rekruter dapat melihat bahwa Anda punya rencana karier jelas yang sejalan dengan posisi yang dilamar.
Deskripsi diri di CV account receivable yang menarik perhatian rekruter adalah yang selaras dengan jobdesc dan mampu menyoroti keahlian utama yang dibutuhkan. Tambahkan juga pencapaian nyata yang bisa diukur, seperti data angka atau penghargaan, agar lebih meyakinkan. Agar tidak bingung lagi, gunakan contoh deskripsi diri di bawah ini sebagai acuan.
Contoh yang baik:
Sarjana Akuntansi dengan pengalaman 3 tahun sebagai Staf Account Receivable. Mengurangi piutang bermasalah sebesar 15% melalui prosedur penagihan terstruktur. Terampil melakukan rekonsiliasi laporan harian dan menjalin hubungan klien.
Contoh yang salah:
Sarjana akuntansi dengan pengalaman sebagai staf account receivable, mahir dalam pelaksanaan proses penagihan dan rekonsiliasi laporan harian, serta mampu membangun hubungan kerja yang efektif dengan berbagai pihak terkait baik internal maupun eksternal.
Deskripsi diri yang optimal sebaiknya menghindari istilah umum tanpa bukti, karena rekruter lebih tertarik pada pencapaian dan skill yang konkret.
Pengalaman Kerja
pengalaman kerja di CV penting untuk menunjukkan keterampilan nyata Anda di dunia kerja. Semua bentuk pengalaman kerja yang pernah Anda jalani, termasuk full time, part time, freelance, hingga magang, perlu dicantumkan. Agar mudah dipahami oleh rekruter, urutkan pengalaman kerja Anda mulai dari yang paling baru hingga yang paling lama. Pastikan juga menonjolkan pengalaman yang paling sesuai dengan posisi account receivable, terutama yang menunjukkan keterampilan teknis atau pengetahuan industri relevan.
Untuk membuat CV lebih menarik, jabarkan jobdesc dan hasil nyata yang Anda capai. Cobalah menggunakan angka seperti “meningkatkan penjualan 20%” untuk menggambarkan pencapaian. Sebaiknya, gunakan bullet point agar lebih mudah dibaca.
CV yang berpeluang lolos biasanya terdapat pengalaman kerja yang tidak hanya menjelaskan tugas harian, tapi juga kontribusi nyata dan hasil kerja yang terukur. Jangan lupa cek kembali lowongan kerja dan sematkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk gambaran yang lebih jelas, berikut contoh pengalaman kerja yang ditulis dengan baik di dalam CV account receivable.
Contoh yang baik:
Staf Account Receivable, Januari 2023 - Sekarang
PT Solusi Piutang Nusantara, Surabaya
- Mempercepat proses penagihan hingga 30% dalam satu kuartal dengan menerapkan sistem pengingat otomatis.
- Mengurangi tunggakan piutang sebesar 20 juta rupiah melalui koordinasi intensif dengan tim sales dan pelanggan.
- Meningkatkan rasio kolektibilitas menjadi 95% dalam enam bulan dengan melakukan analisis risiko dan follow-up proaktif.
Contoh yang salah:
Staf Account Receivable, Januari 2023 - Sekarang
PT Solusi Piutang Nusantara, Surabaya
- Mengelola administrasi piutang pelanggan secara menyeluruh dan memastikan kelengkapan dokumen penagihan.
- Melakukan koordinasi dengan tim internal dan pihak eksternal untuk memfasilitasi proses penyelesaian tagihan.
- Menyusun laporan piutang pelanggan sesuai kebijakan perusahaan pada setiap periode peninjauan.
Contoh di atas juga memperlihatkan penulisan pengalaman kerja yang kurang efektif karena tidak menonjolkan nilai tambah Anda. Sebab, penjelasannya terlalu datar. Tidak menunjukkan keunikan pengalaman Anda, tidak ada hasil yang bisa diukur, sehingga terkesan kurang relevan dengan posisi yang dilamar.
Pendidikan
Bagian pendidikan dalam CV mencerminkan latar belakang akademis serta gelar formal yang Anda miliki, mulai dari sekolah hingga perkuliahan.
Melamar sebagai account receivable umumnya memerlukan pendidikan formal yang sesuai. Tak jarang, rekruter secara jelas mencantumkan persyaratan gelar tertentu dalam lowongan kerja. Karena itu, Anda perlu menampilkan gelar pendidikan, atau pelatihan yang menunjukkan keterampilan relevan seperti rekonsiliasi bank dan kas dan pengelolaan piutang pelanggan.
Penulisannya disarankan menggunakan kronologi terbalik, dengan pendidikan terbaru di bagian atas. Pastikan mencantumkan nama institusi, jurusan, gelar, IPK atau nilai rapor, serta tahun pendidikan. Bila ada, sertakan prestasi akademik, mata kuliah atau mata pelajaran pendukung, atau penghargaan yang diraih.
Untuk tampilan CV yang lebih rapi, gunakan bullet points jika informasi mengenai prestasi dan capaian akademis Anda cukup banyak.
Sarjana Akuntansi, 2018 - 2021
Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat
Keterampilan
Menonjolkan skill dalam CV seperti pencatatan jurnal akuntansi dan negosiasi penagihan semakin mengoptimalkan CV Anda, sebab keterampilan ini sangat penting untuk posisi seperti account receivable. Soft skill dan hard skill adalah dua jenis keterampilan yang umumnya harus ada dalam CV. Ini dia penjelasan lengkapnya.
Hard Skills
Hard skill merupakan kemampuan teknis yang memungkinkan seseorang menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan. Biasanya, keterampilan ini berhubungan dengan software, tools, atau metode pengerjaan suatu tugas tertentu. Mencantumkan hard skill tidak bisa sembarangan. Pastikan skill yang Anda tulis benar-benar berkaitan dengan posisi account receivable, terutama jika posisi tersebut sudah di level senior atau spesialis. Rekomendasi jumlah hard skill dalam CV adalah 3-5, namun bisa juga tergantung kualifikasi yang ditetapkan dalam lowongan. Umumnya, bagian hard skill ditaruh setelah pengalaman kerja agar terlihat korelasinya.
Skill yang menarik bagi recruiter adalah yang sesuai kebutuhan perusahaan. Jadi, tulislah skill yang memang relevan dengan bidang keuangan dan posisi yang Anda incar.
Sebagai gambaran, ini dia daftar hard skill yang sering dicari untuk menjadi seorang account receivable.
- Pengelolaan piutang pelanggan
- Rekonsiliasi bank dan kas
- Pencatatan jurnal akuntansi
Soft Skills
Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang account receivable. Soft skill berperan melengkapi hard skill, dan sering dijadikan tolok ukur oleh rekruter untuk menilai etos kerja serta kemampuan Anda dalam menyelesaikan tugas.
Biasanya, HRD lebih tertarik pada CV yang mencantumkan soft skill yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Karena itu, pastikan soft skill yang Anda tulis sesuai dengan apa yang dicari oleh perusahaan dalam lowongan kerja.
Ini dia beberapa contoh soft skill yang umum dicari untuk peran account receivable.
- Manajemen waktu
- Komunikasi antar departemen
- Ketelitian pengecekan invoice
Kemampuan Bahasa
Mencantumkan kemampuan bahasa di CV adalah langkah strategis yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya untuk profesi yang berhubungan langsung dengan bahasa seperti penerjemah, tapi juga untuk hampir semua jenis pekerjaan, termasuk seorang account receivable. Kemampuan bahasa juga menjadi sinyal positif bahwa Anda mampu beradaptasi dan bekerja sama dengan lingkungan kerja internasional dan multikultural.
Anda dapat menjelaskan kemampuan bahasa asing di CV dengan beberapa cara. Cara paling sederhana adalah deskripsi seperti di bawah ini:
- Bahasa Inggris: Lancar
- Bahasa Spanyol: Menengah
Agar kemampuan bahasa asing lebih jelas dan terstandar, Anda dapat menggunakan Common European Framework of Reference (CEFR). Dengan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:
- A1: Beginner
- A2: Elementary
- B1: Intermediate
- B2: Upper intermediate
- C1: Advanced
- C2: Proficiency
Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi
Lisensi dan sertifikasi merupakan tanda resmi bahwa Anda telah lulus pelatihan atau pendidikan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh seorang account receivable. Dengan mencantumkan sertifikasi dalam CV, Anda menunjukkan bahwa Anda telah melalui serangkaian tes & proses dan siap menjalankan peran secara profesional di bidang keuangan. Utamakan sertifikasi yang masih berkaitan dengan posisi yang Anda lamar, agar lebih meyakinkan di mata rekruter.
Di bawah ini adalah contoh sertifikasi yang sering dibutuhkan untuk lowongan account receivable beserta cara menulisnya.
- Certified Credit Professional (CCP), 2023
- Certified Accounts Receivable Specialist, 2023
- Brevet Pajak A dan B, 2023
Tips Ahli:
Sebuah CV yang kuat menurut LLDIKTI adalah yang dibuat spesifik untuk posisi tertentu, tampil profesional dalam penyajian visual, dan kaya dengan data pencapaian konkrit. (1)
Bagian Pendukung Lainnya
Selain bagian utama, Anda dapat menambahkan informasi tambahan di CV untuk meningkatkan daya tarik Anda sebagai kandidat. Tapi ingat, hanya tambahkan jika bagian-bagian pendukung berikut ini punya manfaat dan mendukung posisi yang Anda lamar.
Hobi dan Minat
Menambahkan hobi di CV bisa menjadi poin plus jika hobi tersebut mencerminkan keterampilan yang relevan dengan bidang keuangan atau posisi yang dilamar. Ini juga bisa membuat Anda lebih menonjol dibanding kandidat lain. Bagi pencari kerja pemula, hobi bisa menjadi alternatif untuk menunjukkan kualitas diri. Pastikan hobi yang ditulis di CV account receivable masih relevan dan mencerminkan nilai tambah, bukan sekadar pengisi ruang kosong.
Prestasi dan Penghargaan
Prestasi dan penghargaan bisa ditulis secara terpisah di CV agar terlihat lebih menonjol. Tools pembuat CV Jobseeker punya fitur yang membantu menyorot bagian ini secara efektif agar rekruter lebih mudah melihatnya. Bagian ini cukup penting di CV karena dapat menjadi ruang untuk menunjukkan pencapaian yang belum tentu orang lain punya, baik pencapaian di masa pendidikan maupun profesional.
Volunteer
Volunteer dalam CV menunjukkan bahwa Anda tidak hanya aktif dan berinisiatif, tapi juga seorang account receivable yang peduli terhadap sesama. Ini bisa jadi daya tarik tersendiri di mata perusahaan. Anda bisa menulis bagian ini seperti menulis pengalaman kerja. Mulai dari posisi atau jabatan Anda, nama organisasi, waktu pelaksanaan, hingga deskripsi tugas.
Temuan Data:
Bagi Anda yang pernah jadi volunteer, coba cantumkan dalam CV dan uraikan pencapaiannya. Hampir 60% HR menilai bahwa pengalaman ini bisa saja relevan dengan kebutuhan mereka. (2)
Kata Kerja Profesional untuk CV Account Receivable
Menggunakan kata kerja yang tepat di CV account receivable bisa mengubah deskripsi kerja Anda dari biasa saja menjadi lebih berdampak dan menarik perhatian. Inilah salah satu cara untuk semakin menggambarkan kontribusi Anda lebih baik lagi. Kalimat seperti "Bertanggung jawab atas" kurang menunjukkan kontribusi nyata. Gantilah dengan kata kerja yang lebih spesifik, seperti memproses, merekonsiliasi, atau kata kerja lainnya dari daftar berikut.
- Menagih
- Merekonsiliasi
- Mengelola
- Memproses
- Mencatat
- Memantau
- Melaporkan
- Menganalisis
- Mengkoordinasikan
- Mengoptimalkan
Contoh CV Account Receivable
Kita sudah membahas tuntas setiap bagian dari CV account receivable. Mulai dari pengertiannya, cara menulisnya, sampai dengan contohnya masing-masing. Sekarang, saatnya Anda melihat contoh CV lengkap di bawah ini sebagai referensi untuk membuat CV yang solid dan relevan.
Jl. Sudirman No. 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190
•
mahendra-hutapea@example.com
•
(111) 222 33 444 55
•
linkedin․com/in/mahendra–hutapea–123
Profesional Account Receivable dengan pengalaman 4 tahun di bidang piutang. Berhasil menurunkan rasio piutang macet sebesar 30% dalam 12 bulan melalui penerapan sistem otomatisasi penagihan. Memiliki gelar Sarjana Akuntansi.
Analis Piutang
2023
-2026
PT Artha Piutang Sejahtera (Yogyakarta)
- Meningkatkan tingkat penagihan piutang sebesar 15% dalam satu tahun fiskal.
- Mengurangi umur piutang rata-rata dari 60 hari menjadi 45 hari lewat optimasi proses penagihan.
- Menerapkan sistem pelaporan otomatis yang mempersingkat waktu pelaporan bulanan dari 5 hari menjadi 2 hari.
Sarjana Akuntansi
2018
-2021
Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)
Pengelolaan piutang pelanggan
Rekonsiliasi bank dan kas
Pencatatan jurnal akuntansi
Manajemen waktu
Komunikasi antar departemen
Ketelitian pengecekan invoice
Certified Credit Professional (CCP)
Certified Accounts Receivable Specialist
Bahasa Indonesia - Penutur asli
Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan
Jika Anda merasa sulit merangkumnya dalam 1 halaman, Anda bisa pelajari contoh CV yang sudah kami siapkan untuk membantu Anda mengatur isinya.
Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter
Tips yang perlu diterapkan:
- Gunakan angka untuk menunjukkan pencapaian Anda, seperti persentase kenaikan performa atau jumlah proyek.
- Buat CV yang spesifik dengan lowongan account receivable, sesuaikan kualifikasi dengan yang dicari oleh perusahaan.
- Gunakan kata kerja aktif seperti, “memimpin”, “mengembangkan” untuk memperkuat pengalaman kerja.
- Tulis pengalaman dari yang paling baru, karena paling menggambarkan kemampuan terkini Anda.
- Cek ulang lamaran account receivable Anda, pastikan tidak ada yang salah. CV tanpa typo menunjukkan bahwa Anda teliti.
Yang harus dihindari:
- Tak semua pengalaman perlu dicantumkan. Pilih yang benar-benar relevan dengan posisi account receivable.
- Hindari alamat email tidak profesional atau tidak pantas dalam dokumen lamaran kerja.
- Jangan gunakan istilah yang sulit dipahami, terutama singkatan atau istilah yang tak relevan dengan posisi account receivable.
- Jangan gunakan kata-kata yang menggambarkan sifat pasif. CV Anda lebih kuat bila menggunakan kalimat aktif.
- Jangan berbohong. Mengarang pengalaman kerja bisa menghancurkan kepercayaan rekruter.
Cara Membuat CV Account Receivable ATS-friendly
ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem otomatis yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV pelamar kerja sebelum sampai ke tangan HRD. ATS mempermudah proses rekrutmen dengan menyeleksi CV berdasarkan kesesuaian kata kunci yang ada dalam informasi lowongan dan isi CV Anda, mulai dari pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, dan lainnya.
Jika tidak lolos pemindaian ATS, CV bisa langsung ditolak. Yuk, simak cara menyusun CV account receivable yang lolos seleksi ATS.
- Format CV yang minimalis tanpa hiasan seperti grafik, tabel, atau foto adalah yang paling ideal untuk ATS. Hindari penggunaan desain berlebihan karena CV ATS berisi teks saja.
- Gunakan jenis huruf standar seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman agar sistem bisa membacanya dengan mudah. Font yang terlalu unik bisa membuat CV tak terbaca.
- Sisipkan kata kunci penting dari informasi lowongan kerja account receivable, karena ATS akan mencocokkan ini dengan isi CV Anda.
- Simpan dokumen CV dalam format yang aman untuk dibaca ATS, seperti PDF atau DOCX.
- Susun CV Anda dengan heading yang jelas seperti "Pengalaman Kerja", "Pendidikan", dan "Keterampilan" agar sistem bisa mengenali isi dokumen.
Membuat CV ATS memang memerlukan ketelitian, tapi Anda bisa menghemat waktu dengan memakai template CV dari Jobseeker yang sudah pasti lolos sistem ATS!
Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Account Receivable
Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa menyusun CV yang tepat sesuai target sangat menentukan keberhasilan Anda dalam rekrutmen sebagai seorang account receivable. Dengan format yang rapi, isi yang relevan, dan penggunaan kata kunci tepat, CV Anda akan lebih mudah menembus seleksi awal.
Agar proses membuat CV lebih cepat dan praktis, Jobseeker menyediakan tools khusus dengan berbagai pilihan template profesional. Langsung coba, yuk!
FAQ
Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi account receivable?
Surat lamaran kerja berfungsi sebagai pengantar dan pelengkap CV, sekaligus memberi kesan pertama pada rekruter. Karena itu, surat lamaran perlu disusun secara khusus sesuai posisi yang dilamar, bukan satu template untuk semua lowongan.
Gunakan format tiga bagian untuk surat lamaran kerja account receivable: pembuka (perkenalan), isi (pengalaman dan pencapaian), dan penutup (ajakan untuk tindak lanjut atau komunikasi lebih lanjut).
Jelajahi berbagai contoh surat lamaran kerja dari Jobseeker sebagai referensi untuk menyusun surat yang menarik dan profesional.
Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan juga template surat lamaran kerja agar berkas lamaran Anda lebih profesional dan menarik.
Bagaimana cara membuat CV account receivable tanpa pengalaman kerja?
Tanpa pengalaman kerja, Anda bisa mengisi CV dengan hal-hal seperti pendidikan terakhir, keterampilan utama, pengalaman organisasi, atau volunteer.
Selain itu, manfaatkan bagian "Tentang Saya" untuk menjelaskan motivasi, tujuan karier, serta kelebihan Anda secara singkat.
Tujuannya adalah menunjukkan bahwa Anda tetap memiliki kemampuan yang relevan dengan pekerjaan account receivable dan kesiapan meski belum pernah bekerja secara profesional.
Bagaimana cara membuat headline untuk CV account receivable yang menarik?
Headline CV adalah kalimat singkat yang menjelaskan siapa Anda secara profesional dan mengapa Anda cocok untuk posisi yang dilamar.
Menulis "fresh graduate" atau "jobseeker" saja tidak cukup untuk menarik perhatian HRD karena kurang spesifik. Tampilkan pendidikan, pengalaman, dan level profesional Anda agar lebih standout.
Jaga headline tetap singkat dan tajam, cukup 4-5 kata agar impactful.
Berikut ini contoh headline CV account receivable yang bisa disesuaikan dengan jenjang pengalaman Anda:
- Staf Account Receivable Pemula
- Senior Staf Account Receivable
- Senior Staf Piutang Usaha Berpengalaman
Seperti apa format CV account receivable terbaik pada 2026?
Tiga format CV account receivable yang masih relevan di 2026 adalah: kronologis (berbasis pengalaman), fungsional (berbasis keterampilan), dan kombinasi dari keduanya.
Bagi yang punya riwayat kerja kuat, kronologis sangat ideal, sementara fungsional cocok untuk karier baru atau pengalaman terbatas, dan kombinasi untuk menonjolkan dua aspek sekaligus.
Saat memilih format, pertimbangkan peran yang dilamar serta berapa banyak pengalaman yang bisa Anda tampilkan.
Referensi:
- LLDIKTI Region V, Kiat Membuat CV dan Resume sebagai Bekal Meraih Karier Impian
- Jobseeker, Tren & Statistik HR
Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.
Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.
