Teller Bank
Ditulis oleh Alisatul Aini, Penulis • Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2026

Contoh CV teller bank

Saat melamar ke posisi teller bank, Anda harus bisa menunjukkan keterampilan yang sering dicari perusahaan, seperti kedisiplinan dalam mematuhi SOP, ketahanan dalam menghadapi tekanan, dan pengoperasian mesin ATM otomatis. CV yang disusun dengan strategi tepat akan membantu Anda terlihat unggul saat proses rekrutmen dibanding kandidat lain. Nah, artikel ini akan mengulas cara menyusun CV teller bank yang mampu menarik perhatian rekruter, disertai tips dan contoh untuk membantu Anda saat menyusunnya sendiri.

Membuat CV yang mampu menonjolkan skill dan pengalaman memang perlu strategi yang tepat dan upaya lebih. Semakin menarik dan relevan CV Anda, semakin besar pula kemungkinan dipanggil interview. Tak perlu berlama lagi, yuk, mulai dengan mempelajari bagian-bagian penting dalam CV teller bank.

Struktur dan Format CV teller bank

Elemen utama dalam CV umumnya sama, terlepas dari level pengalaman kerja. Yang utama adalah mampu menunjukkan bahwa Anda punya potensi menjadi seorang teller bank yang baik.

Meskipun isi CV bisa berbeda-beda, Anda bisa menggunakan bagian-bagian berikut yang secara umum banyak digunakan di Indonesia.

Header CV Teller Bank

Bagian header pada CV harus berisi informasi utama seperti nama lengkap, email aktif, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Bagian ini sangat penting agar perusahaan mengetahui siapa Anda dan bisa menghubungi Anda kembali jika ada pertanyaan atau mengabari hasil seleksi.

Pastikan di header CV bank milik Anda ditulis dengan optimal. Cantumkan tiga hal ini: email yang profesional, kontak yang akurat, dan profil LinkedIn yang bisa dilihat oleh HR.

Ayu Laksono
ayu-laksono@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Benda Selatan No. 23 RT 02/RW 06, Kel. Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12260
linkedin․com/in/ayu–laksono–123

Deskripsi Diri

Deskripsi diri dalam CV juga dikenal dengan sebutan lain, misalnya Tentang Saya, Rangkuman Profil, atau Ringkasan Diri. Jadikan bagian ini sebagai ringkasan yang tak hanya berisi perkenalan diri dasar, tetapi memamerkan kelebihan dan pengalaman Anda. Cocokkan isinya dengan kualifikasi yang perusahaan cari.

Selain informasi utama seperti pengalaman dan pendidikan, menambahkan objektif karier di CV bisa jadi poin plus. Rekruter dapat melihat bahwa Anda punya rencana karier jelas yang sejalan dengan posisi yang dilamar.

Bagian deskripsi diri Anda di CV bank akan lebih terlihat unggul dibandingkan pelamar lain jika menggambarkan skill utama yang sesuai dengan posisi yang dituju, lengkap dengan pencapaian yang dicantumkan dalam bentuk angka. Simak contoh di bawah ini sebagai referensi.

Contoh yang baik:

Teller bank senior dengan latar belakang Sarjana Ekonomi, memproses rata-rata 400 transaksi harian dengan akurasi 99,9%. Meningkatkan kepuasan nasabah sebesar 12% per tahun. Selalu menjaga kerahasiaan dan kepatuhan prosedur.

Contoh yang salah:

Seorang teller bank senior dengan latar belakang ekonomi yang melaksanakan berbagai kegiatan transaksi, administrasi, dan pelayanan nasabah perbankan secara efisien sehari-hari sambil mengutamakan integritas dalam setiap interaksi.

Umumnya, deskripsi diri yang kurang menarik hanya berisi perkenaan diri umum saja, tanpa pencapaian atau skill yang terbukti sehingga rekruter tidak melihat adanya kecocokan.

Pengalaman Kerja

Isi pengalaman kerja di CV dengan semua pengalaman profesional yang pernah Anda jalani, mulai dari pekerjaan karyawan tetap, pekerja paruh waktu, freelancer, hingga magang. Semuanya memiliki nilai tersendiri jika relevan dengan posisi yang Anda lamar. Pengalaman kerja yang paling baru umumnya lebih menggambarkan kemampuan Anda saat ini. Oleh karena itu, susun riwayat kerja dari yang terbaru dan relevan, serta tekankan skill atau pengetahuan yang dicari di lowongan teller bank.

Bagian ini sebaiknya tidak hanya menjelaskan jobdesc sehari-hari, tetapi juga apa yang berhasil Anda capai. Tuliskan dalam bentuk bullet points yang jelas dan ringkas. Biasanya, 3-5 bullet points saja sudah cukup.

Umumnya, pengalaman kerja yang dianggap bagus adalah yang mampu menggambarkan kontribusi, dampak nyata, dan pencapaian yang bisa diukur. Pastikan Anda mencocokkan pengalaman Anda dengan skill atau pengetahuan yang terdapat dalam lowongan kerja. Berikut ini adalah contoh penulisan pengalaman kerja yang tepat dan menarik dalam CV bank.

Contoh yang baik:

Teller Bank Senior, Januari 2023 - Sekarang
PT Sinar Cendekia, Surabaya

  • Meningkatkan akurasi transaksi tunai sebesar 99,8% melalui penerapan prosedur verifikasi ganda.
  • Mempercepat waktu layanan antrian hingga rata-rata 3 menit per nasabah dengan mengoptimalkan proses input data.
  • Mencapai target cross-selling produk tabungan dan deposito sebesar 120% dari kuota bulanan melalui pendekatan personal kepada nasabah.

Contoh yang salah:

Teller Bank Senior, Januari 2023 - Sekarang
PT Sinar Cendekia, Surabaya

  • Menangani transaksi perbankan sehari-hari dengan prosedur standar.
  • Memproses dokumen nasabah dan memastikan kelengkapan data.
  • Memberikan layanan pelanggan sesuai kebijakan perusahaan.

Pada contoh di atas, Anda juga dapat melihat penulisan pengalaman kerja yang sebaiknya dihindari. Sebab, penjelasannya masih terlalu umum, tanpa menunjukkan peran spesifik atau hasil kerja Anda yang bisa diukur.

Keterampilan

Menunjukkan skill di CV seperti pengoperasian mesin ATM otomatis dan ketelitian dalam menghitung uang sangatlah penting, karena itu merupakan beberapa keterampilan utama yang sering dicari perusahaan untuk posisi teller bank. Soft skill dan hard skill adalah dua jenis keterampilan yang umumnya harus ada dalam CV. Ini dia penjelasan lengkapnya.

Hard Skills

Hard skill adalah keterampilan teknis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan biasanya bisa diukur level kemahirannya. Contohnya keterampilan mengoperasikan software dan tools tertentu, atau menerapkan suatu strategi atau metode kerja. Hindari mencantumkan hard skill yang terlalu umum. Pilihlah keterampilan yang lebih spesifik dan relevan dengan posisi teller bank yang Anda incar, apalagi untuk peran senior atau spesialis. Sebenarnya, mencantumkan 3-5 hard skill saja sudah cukup, tapi sesuaikan juga dengan detail lowongan kerja. Letaknya biasanya setelah bagian pengalaman kerja untuk memperkuat relevansi keduanya.

Perlu diingat bahwa perusahaan mencari hard skill yang sesuai dengan kebutuhan di industri sumber daya manusia. Jadi, hard skill yang dianggap menarik tentunya yang mereka cari dalam lowongan.

Berikut ini beberapa hard skill yang paling sering dibutuhkan untuk menjadi seorang teller bank.

  • Pengoperasian mesin ATM otomatis
  • Pengoperasian software perbankan inti
  • Penghitungan uang tunai manual

Soft Skills

Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang teller bank. Keterampilan ini melengkapi hard skill, dan sering kali menjadi penilaian utama dalam menentukan kecocokan budaya kerja, etos kerja, dan gaya kerja Anda.

Layaknya hard skill, soft skill yang Anda cantumkan di CV bisa memukau HR jika memang sesuai dengan yang mereka cari. Itulah kenapa menuliskan soft skill yang sesuai dengan informasi pada lowongan kerja sangatlah penting.

Nah, berikut adalah beberapa soft skill yang sering dibutuhkan untuk posisi teller bank.

  • Ketelitian dalam menghitung uang
  • Ketepatan verifikasi data nasabah
  • Kemampuan komunikasi interpersonal

Pendidikan

Bagian pendidikan dalam CV mencerminkan latar belakang akademis serta gelar formal yang Anda miliki, mulai dari sekolah hingga perkuliahan.

Saat melamar ke posisi teller bank, gelar formal umumnya tidak terlalu dibutuhkan. Akan tetapi, meski gelar formal tidak wajib, rekruter akan tetap memperhitungkan riwayat pendidikan non-formal terutama yang dapat mengasah skill pencatatan jurnal keuangan harian dan pengoperasian software perbankan inti, atau sertifikasi Certified Bank Teller yang membuktikan bahwa Anda tetap punya pengetahuan & skill yang dibutuhkan di bidang sumber daya manusia.

Susun bagian ini dengan urutan kronologi terbalik, dimulai dari pendidikan terakhir. Kebanyakan kandidat masih menulis dengan urutan terbalik. Sertakan informasi penting seperti nama sekolah atau perguruan tinggi, jurusan, gelar, IPK atau nilai, serta periode studi. Anda juga dapat menambahkan mata pelajaran relevan, prestasi, atau penghargaan akademis.

Nah, jika masih banyak ruang kosong di CV, gunakan bullet points agar informasi pelengkap seperti prestasi dan pengharagaan dapat lebih jelas dan mudah dibaca.

Sarjana Ekonomi, 2018 - 2021
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi

Sertifikasi maupun lisensi merupakan indikator bahwa Anda telah memiliki keahlian yang dibutuhkan sebagai seorang teller bank, dan telah melalui proses pelatihan atau pendidikan resmi yang diakui suatu lembaga. Adanya sertifikasi dalam CV bisa menjadi nilai plus dan bukti konkret bahwa Anda kompeten di bidang sumber daya manusia. Usahakan memilih sertifikasi yang benar-benar relevan dengan posisi yang dilamar agar tidak terkesan asal cantum.

Di bawah ini adalah contoh sertifikasi yang cocok untuk lowongan teller bank serta cara penulisannya.

  • Certified Bank Teller, 2023
  • Sertifikasi Kompetensi Teller Bank, 2023
  • Certified Anti Money Laundering Specialist, 2023

Kemampuan Bahasa

Mencantumkan kemampuan bahasa di CV adalah langkah strategis yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya untuk profesi yang berhubungan langsung dengan bahasa seperti penerjemah, tapi juga untuk hampir semua jenis pekerjaan, termasuk seorang teller bank. Sebab, kemampuan bahasa memperlihatkan kemampuan Anda dalam menjalin kerja sama dengan kolega dari latar belakang budaya dan bahasa yang beragam.

Salah satu cara efektif dalam menampilkan keahlian bahasa asing di CV adalah dengan menjabarkannya secara deskriptif, misalnya:

  • Bahasa Inggris: Lancar
  • Bahasa Spanyol: Menengah

Selain itu, Anda dapat menambahkan standar internasional untuk memperjelas kemampuan bahasa asing, salah satunya adalah Common European Framework of Reference (CEFR). Jika menggunakan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:

  • A1: Beginner
  • A2: Elementary
  • B1: Intermediate
  • B2: Upper intermediate
  • C1: Advanced
  • C2: Proficiency

Tips Ahli:

BPSDMI menekankan bahwa bahkan untuk posisi awal seperti pelayan atau pekerja ritel, keterampilan komunikasi dan kerja sama tim harus ditampilkan jelas dalam CV. (1)

Simak juga artikel lainnya terkait tips menyiapkan lamaran kerja untuk posisi pekerjaan lain di industri ini:

Bagian Pendukung Lainnya

Di luar bagian inti CV, ada informasi tambahan yang bisa Anda sertakan untuk memberikan kesan positif lebih kepada rekruter. Hanya saja, pastikan bagian-bagian berikut ini memang relevan dengan posisi yang Anda incar atau ketika memang masih ada ruang dalam CV Anda.

Hobi dan Minat

Menambahkan hobi di CV bisa menjadi poin plus jika hobi tersebut mencerminkan keterampilan yang relevan dengan bidang sumber daya manusia atau posisi yang dilamar. Ini juga bisa membuat Anda lebih menonjol dibanding kandidat lain. Bagi pencari kerja pemula, hobi bisa menjadi alternatif untuk menunjukkan kualitas diri. Namun, hobi yang terlalu umum atau tidak relevan sebaiknya dihindari agar CV teller bank tetap fokus dan profesional.

Volunteer

Menuliskan kegiatan volunteer di CV bisa menunjukkan bahwa Anda adalah seorang teller bank yang proaktif dan peduli sesama. Pilihlah pengalaman volunteer yang berhubungan dengan skill atau bidang kerja yang Anda lamar. Cantumkan secara rinci layaknya pengalaman kerja, termasuk jabatan, nama lembaga, lama kegiatan, dan tugas-tugas yang Anda lakukan selama jadi relawan.

Temuan Data:

Meski pengalaman kerja Anda masih minim, tetap wajib hukumnya untuk menyesuaikan dengan info lowongan kerja. Riset menunjukkan bahwa 9 dari 10 HR lebih mengutamakan CV yang disesuaikan daripada yang terlalu umum isinya. (2)

Kata Kerja Profesional untuk CV Teller Bank

Deskripsi pengalaman kerja Anda akan terkesan lebih powerful dan tidak terlalu pasaran berkat pemilihan kata kerja yang strategis. Tugas yang terkesan biasa saja dapat dibuat menjadi luar biasa dengan pemilihan kata yang tepat di CV bank. Kalimat seperti "Bertanggung jawab atas" kurang menunjukkan kontribusi nyata. Gantilah dengan kata kerja yang lebih spesifik, seperti merekonsiliasi, memproses, atau kata kerja lainnya dari daftar berikut.

  • Melayani
  • Memproses
  • Menghitung
  • Merekonsiliasi
  • Mencatat
  • Memverifikasi
  • Menginformasikan
  • Menyelesaikan
  • Mengelola
  • Melaporkan

Contoh CV Teller Bank

Kita telah mempelajari seluruh elemen penting dari CV teller bank, mulai dari definisi hingga langkah penulisannya satu per satu. Mari lihat contoh lengkap CV berikut ini. Contoh ini bisa Anda jadikan inspirasi untuk menyusun CV yang menarik perhatian rekruter.

Ayu Laksono
Teller Bank Senior Berorientasi Pelanggan

Jl. Benda Selatan No. 23 RT 02/RW 06, Kel. Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12260

ayu-laksono@example.com

(111) 222 33 444 55

linkedin․com/in/ayu–laksono–123

Teller bank berpengalaman empat tahun di Bank Mandiri, terampil memproses transaksi dengan 100% akurasi. Meraih penghargaan staf terbaik kuartal II 2022 atas peningkatan simpanan nasabah 15%. Gelar Sarjana Ekonomi serta komunikasi efektif.

Pengalaman Kerja

Teller Bank

2023

-

2026

PT Teller Bank Nusantara (Bandung)

  • Meningkatkan akurasi verifikasi data nasabah hingga 99,8% melalui penerapan checklist dan pelatihan rutin.
  • Memproses rata-rata 150 transaksi harian tanpa kesalahan, mengurangi waktu tunggu nasabah hingga 20%.
  • Mengidentifikasi dan menyelesaikan 30 kasus penipuan potensial, meningkatkan kepercayaan nasabah dan keamanan transaksi.
Pendidikan

Sarjana Ekonomi

2018

-

2021

Universitas Indonesia (Depok)

Keahlian
  • Pengoperasian mesin ATM otomatis

  • Pengoperasian software perbankan inti

  • Penghitungan uang tunai manual

Kualifikasi
  • Ketelitian dalam menghitung uang

  • Ketepatan verifikasi data nasabah

  • Kemampuan komunikasi interpersonal

Sertifikat
  • Certified Bank Teller

  • Sertifikasi Kompetensi Teller Bank

Bahasa
  • Bahasa Indonesia - Penutur asli

  • Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan

Belum yakin bagaimana menyusun CV 1 halaman dengan padat dan optimal? Pelajari beberapa contoh CV kami untuk memahami cara menyesuaikan isinya.

Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Tips penting yang perlu dilakukan:

  • Jangan bertele-tele, buat seringkas mungkin. CV yang ringkas memberi kesan Anda tahu apa yang penting.
  • Minta bantuan orang lain untuk memeriksa lamaran teller bank Anda agar lebih objektif dan bantu cari kekurangan.
  • Gunakan format penulisan yang seragam mulai dari jenis font, spasi, hingga penempatan judul.
  • Sorot pengalaman & kemampuan yang paling relevan dengan posisi teller bank pada CV dan surat lamaran.
  • Tuliskan riwayat pendidikan Anda, terutama yang berkaitan langsung dengan bidang pekerjaan.

Hal-hal yang harus dihindari:

  • Jaga privasi dan data sensitif Anda, hindari membagikan informasi pribadi seperti status pernikahan atau agama di CV.
  • Jangan gunakan terlalu banyak kalimat pasif, sangat dianjurkan menggunakan kata kerja aktif.
  • Hindari hobi yang memberi kesan negatif atau tidak berkontribusi pada posisi teller bank sama sekali.
  • Jangan berbohong. Lebih baik pengalaman sedikit tapi nyata daripada banyak tapi fiktif.
  • Jangan gunakan jargon atau singkatan yang kurang familiar dan tidak ada hubungannya dengan teller bank.

Cara Membuat CV Teller Bank ATS-friendly

ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem otomatis yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV pelamar kerja sebelum sampai ke tangan HRD. ATS menyaring berdasarkan kecocokan kata kunci yang muncul di deskripsi pekerjaan dan isi CV Anda, termasuk pengalaman kerja, pendidikan, hingga keterampilan.

CV yang tidak cocok akan langsung tersisih. Agar CV Anda tidak tereliminasi, simak panduan membuat CV teller bank yang ATS-friendly berikut ini.

  • Buat CV Anda sesederhana mungkin dengan menghindari penggunaan tabel, gambar, dan dekorasi yang tidak perlu. CV ATS biasanya hanya berisi teks secara keseluruhan.
  • Gunakan jenis huruf standar seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman agar sistem bisa membacanya dengan mudah. Font yang terlalu unik bisa membuat CV tak terbaca.
  • Sisipkan kata kunci penting dari informasi lowongan kerja teller bank, karena ATS akan mencocokkan ini dengan isi CV Anda.
  • Simpan CV dalam format PDF atau .docx, kecuali perusahaan meminta format tertentu.
  • Susun CV Anda dengan heading yang jelas seperti "Pengalaman Kerja", "Pendidikan", dan "Keterampilan" agar sistem bisa mengenali isi dokumen.

Bingung mulai dari mana? Gunakan template CV ATS Jobseeker agar Anda tak perlu repot menyusun dari awal.

Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Teller Bank

CV yang baik adalah kunci utama untuk membuka peluang kerja yang Anda inginkan sebagai seorang teller bank. Dengan format yang rapi, isi yang relevan, dan penggunaan kata kunci tepat, CV Anda akan lebih mudah menembus seleksi awal.

Nah, dengan tools pembuat CV dari Jobseeker, Anda tak perlu membuat CV dari nol. Cukup pilih template profesional dan isi datanya lewat tools yang sudah tersedia. Yuk, mulai sekarang!

FAQ

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi teller bank?

Surat lamaran tidak hanya melengkapi CV, tapi juga menjadi alat komunikasi awal yang bisa memengaruhi keputusan rekruter untuk melihat CV Anda atau tidak. Karena itu, hindari menggunakan surat lamaran yang sama untuk semua lowongan. Buat secara personal dan sesuai kebutuhan.

Bagi surat lamaran teller bank menjadi tiga bagian: pembuka (perkenalkan diri), isi (tampilkan pengalaman dan pencapaian terbaik), dan penutup (ajukan ajakan untuk meninjau atau menghubungi Anda).

Anda bisa pelajari kumpulan contoh surat lamaran kerja Jobseeker untuk membantu Anda mendapat ide cara penulisannya.

Lengkapi CV Anda dengan surat lamaran yang ditulis dengan strategi optimal menggunakan template surat lamaran kerja yang telah kami sediakan.

Bagaimana cara menyiapkan CV bagi yang sudah berpengalaman?

Jika sudah berpengalaman, buat CV yang menonjolkan hasil kerja, solusi yang Anda berikan, dan dampaknya bagi perusahaan.

Format kronologis terbalik sangat disarankan agar rekruter bisa menilai pengalaman terbaru lebih dulu.

Pastikan setiap pengalaman kerja menunjukkan keterampilan yang bisa mendukung posisi yang Anda incar.

Bagaimana cara membuat headline untuk CV teller bank yang menarik?

Headline CV menampilkan ringkasan tentang siapa Anda dan kompetensi Anda, agar rekruter langsung mengenali Anda sejak impresi pertama.

"Fresh graduate" atau "jobseeker" di headline terlalu umum dan kurang menjual. Perjelas posisi, latar belakang pendidikan, serta level karier Anda agar headline lebih kuat.

Buat headline secara ringkas, idealnya terdiri dari 4-5 kata agar tetap jelas dan mudah dibaca.

Berikut ini contoh headline CV bank yang bisa disesuaikan dengan jenjang pengalaman Anda:

  • Teller Bank Pemula
  • Teller Bank Senior Berorientasi Pelanggan
  • Teller Bank Senior Berpengalaman Handal

Seperti apa format CV teller bank terbaik pada 2026?

Ada tiga format CV teller bank yang umum digunakan: kronologis (memprioritaskan pengalaman kerja), fungsional (menyoroti keterampilan), dan kombinasi.

Format kronologis menonjolkan pengalaman kerja dan cocok untuk profesional senior, sementara fungsional menyorot skill dan sesuai untuk pemula. Kombinasi digunakan untuk memperkuat keduanya.

Saat memilih format, pertimbangkan peran yang dilamar serta berapa banyak pengalaman yang bisa Anda tampilkan.

Bagikan via:
Penulis

Seorang digital content writer dengan 4+ tahun pengalaman di industri edutech dan rekrutmen. Berpengalaman membuat berbagai format konten, ia berkomitmen menciptakan tulisan yang tidak hanya bernilai bagi audiens, tetapi juga berdampak positif bagi bisnis.

Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.

Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.

Baca lebih lanjut