Ditulis oleh Alisatul Aini, Penulis • Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2026

Contoh CV di bidang biologi

Saat melamar ke posisi ahli biologi, pastikan Anda dapat menonjolkan keterampilan yang dicari, mulai dari pemodelan struktur protein bioinformatika, kemampuan komunikasi lintas disiplin, dan kegigihan dalam penelitian lapangan. Jika ingin lolos ke tahap selanjutnya, pastikan Anda mengirim CV yang mampu memamerkan keterampilan dan pengalaman Anda. Nah, artikel ini akan memberi Anda tips penting dan contoh pembuatan CV di bidang biologi secara mendalam. Pembahasannya akan membantu Anda menentukan strategi tepat saat menyusun CV terbaik Anda.

Terkadang, cukup sulit untuk menyusun CV yang terlihat memukau di mata rekruter. Semakin menarik dan relevan CV Anda, semakin besar pula kemungkinan dipanggil interview. Namun tak perlu bingung harus mulai dari mana, mari bahas dulu bagian-bagian penting dalam CV ahli biologi.

Struktur dan Format CV di bidang biologi

Baik fresh graduate maupun profesional berpengalaman, format dasar dan isi CV umumnya mirip satu sama lain, yang terpenting Anda menunjukkan kemampuan dasar untuk menjadi seorang ahli biologi profesional.

Profesional level menengah sudah bisa mulai menunjukkan pengalaman kerja dan kontribusinya pada pekerjaan sebelumnya di dalam CV. Sebisa mungkin, pilih pengalaman kerja yang relevan dan kaitkan pengalaman tersebut dengan apa yang dicari di lowongan ahli biologi.

Meskipun isi CV bisa berbeda-beda, Anda bisa menggunakan bagian-bagian berikut yang secara umum banyak digunakan di Indonesia.

Header CV Biologi

Header CV adalah bagian yang mencakup informasi pribadi dasar yang memperkenalkan identitas Anda pada perekrut, seperti nama, email, dan kontak yang bisa dihubungi. Tanpa informasi kontak yang jelas, rekruter tidak akan tahu siapa Anda dan bagaimana cara menghubungi Anda lebih lanjut.

Beberapa tips agar header CV ahli biologi tampil profesional: gunakan email dengan nama asli, pastikan kontak aktif dan benar, serta tambahkan tautan LinkedIn yang memperkuat personal branding Anda.

Ayu Permadi
ayu-permadi@example.com
(111) 222 33 444 55
Jl. Wijaya I No. 22, Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12140
linkedin․com/in/ayu–permadi–123

Tentang Saya

Bagian deskripsi diri sering muncul dengan berbagai judul lain seperti Profil Diri, Rangkuman, atau Tentang Saya. Jadikan bagian ini sebagai ringkasan yang tak hanya berisi perkenalan diri dasar, tetapi memamerkan kelebihan dan pengalaman Anda. Cocokkan isinya dengan kualifikasi yang perusahaan cari.

Selain informasi utama seperti pengalaman dan pendidikan, menambahkan objektif karier di CV bisa jadi poin plus. Rekruter dapat melihat bahwa Anda punya rencana karier jelas yang sejalan dengan posisi yang dilamar.

Dalam CV ahli biologi, deskripsi diri yang terlihat unggul dibanding kandidat lain biasanya tidak hanya mencantumkan keahlian, tapi juga memperlihatkan hasil nyata yang relevan dengan jobdesc. Misalnya, pencapaian yang bisa diukur atau penghargaan tertentu. Anda bisa mengikuti struktur deskripsi diri pada contoh berikut.

Contoh yang baik:

Sarjana Sains Biologi dengan pengalaman lima tahun dalam penelitian lapangan keanekaragaman hayati. Berhasil mengidentifikasi 120 spesies tanaman langka, meningkatkan akurasi data hingga 30%. Terampil menyusun laporan ilmiah sesuai standar internasional.

Contoh yang salah:

Seorang ahli biologi berdedikasi, memiliki pengalaman luas dalam penelitian lapangan, yang menerapkan pendekatan komprehensif dan terpadu dengan metode analitis pada setiap tahap penelitian serta memastikan penyusunan laporan sesuai standar internasional.

Sebaiknya Anda hindari menulis keahlian atau pengalaman yang terlalu umum dan tidak terukur hasilnya, karena ini tidak cukup untuk membuat rekruter terkesan.

Pengalaman Kerja

Di bagian pengalaman kerja di CV, Anda bisa menunjukkan seberapa luas pengalaman profesional Anda. Pengalaman dalam bentuk apa pun, baik itu kerja penuh waktu, kerja sampingan, proyek freelance, maupun magang, semuanya bisa dicantumkan. Agar mudah dipahami oleh rekruter, urutkan pengalaman kerja Anda mulai dari yang paling baru hingga yang paling lama. Pastikan juga menonjolkan pengalaman yang paling sesuai dengan posisi ahli biologi, terutama yang menunjukkan keterampilan teknis atau pengetahuan industri relevan.

Dalam mendeskripsikan setiap pengalaman kerja, jelaskan jobdesc dan pencapaian yang berhasil diraih. Gunakan angka sebagai indikator keberhasilan, seperti peningkatan penjualan, jumlah klien, dan lainnya. Tulislah secara ringkas dalam bullet points, berkisar 3-5 poin saja.

Umumnya, pengalaman kerja yang dianggap bagus adalah yang mampu menggambarkan kontribusi, dampak nyata, dan pencapaian yang bisa diukur. Pastikan Anda mencocokkan pengalaman Anda dengan skill atau pengetahuan yang terdapat dalam lowongan kerja. Yuk, simak contoh pengalaman kerja yang ditulis dengan baik dan efektif di dalam CV ahli biologi berikut ini.

Contoh yang baik:

Ahli Biologi, Januari 2023 - Sekarang
PT BioRiset Nusantara, Surabaya

  • Meneliti keragaman hayati hutan tropis Kalimantan, mempublikasikan hasil di jurnal internasional bereputasi tinggi.
  • Mengembangkan protokol PCR untuk identifikasi spesies mikroba tanah, meningkatkan akurasi diagnosis lingkungan hingga 95%.
  • Memimpin ekspedisi lapangan di Taman Nasional Komodo, mengumpulkan data genomik 200 spesimen reptil endemik.

Contoh yang salah:

Ahli Biologi, Januari 2023 - Sekarang
PT BioRiset Nusantara, Surabaya

  • Mengembangkan metode riset fungsional untuk analisis seluler di laboratorium biologi dengan kolaborasi tim multidisiplin.
  • Mengoordinasikan kegiatan lapangan dalam studi populasi satwa liar di berbagai ekosistem bersama rekan penelitian.
  • Menyusun laporan hasil penelitian dan presentasi temuan riset kepada pihak internal organisasi.

Contoh di atas juga memperlihatkan penulisan pengalaman kerja yang kurang efektif karena tidak menonjolkan nilai tambah Anda. Sebab, penjelasannya terlalu datar. Tidak menunjukkan keunikan pengalaman Anda, tidak ada hasil yang bisa diukur, sehingga terkesan kurang relevan dengan posisi yang dilamar.

Pendidikan

Riwayat pendidikan di CV menunjukkan perjalanan akademis yang sudah Anda jalani dan kualifikasi formal Anda, termasuk rincian gelar dan bidang/jurusannya.

Gelar formal sering diutamakan untuk posisi ahli biologi. Rekruter cenderung mencari kandidat dengan gelar formal di bidang tertentu. Jika Anda memiliki gelar pendidikan, atau pelatihan yang membuktikan keterampilan relevan seperti analisis statistik R software dan sintesis kimia senyawa farmasi, silakan cantumkan pada bagian ini.

Penulisannya disarankan menggunakan kronologi terbalik, dengan pendidikan terbaru di bagian atas. Pastikan mencantumkan nama institusi, jurusan, gelar, IPK atau nilai rapor, serta tahun pendidikan. Bila ada, sertakan prestasi akademik, mata kuliah atau mata pelajaran pendukung, atau penghargaan yang diraih.

Agar lebih informatif dan rapi, tampilkan poin-poin terkait prestasi, nilai, atau penghargaan tersebut dalam bentuk bullet points agar rekruter lebih muda membacanya.

Sarjana Sains Biologi, 2018 - 2021
Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat

Publikasi dan Proyek

Jika Anda ingin meniti karier di bidang akademis, penulisan, penyuntingan, atau penelitian, mencantumkan publikasi di CV adalah cara efektif untuk memperlihatkan keahlian dan dedikasi Anda. Bagi rekruter, publikasi adalah indikator bahwa Anda tidak hanya mampu berpikir kritis dan analitis, tapi juga menghasilkan karya yang bernilai dalam bidang profesional Anda sebagai seorang ahli biologi.

Setiap bidang kerja dan tipe publikasi biasanya memiliki format masing-masing di CV, jadi penting menyesuaikan formatnya agar sesuai konteks. Berikut panduan untuk menulis publikasi di CV di bidang biologi secara tepat agar tampil profesional dan mudah dipahami oleh rekruter.

Ayu Permadi. Pemantauan keanekaragaman hayati tumbuhan langka di Taman Nasional Gunung Merapi. Jurnal Biologi Tropis. 3 (1234) 45. 2009

Keterampilan

Perusahaan biasanya mencari kandidat dengan skill seperti pemodelan struktur protein bioinformatika dan kreativitas dalam desain eksperimental, terutama untuk posisi ahli biologi, karena keduanya termasuk skill dalam CV yang dinilai penting. CV yang baik wajib memuat dua jenis keterampilan: hard skill dan soft skill. Yuk, simak penjelasan serta contohnya.

Hard Skills

Hard skill adalah kemampuan teknis yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjan. Tiap pekerjaan memerlukan hard skill yang berbeda-beda, tapi umumnya kemampuan ini berkaitan dengan penggunaan software, tools, atau metode tertentu. Mencantumkan hard skill tidak bisa sembarangan. Pastikan skill yang Anda tulis benar-benar berkaitan dengan posisi ahli biologi, terutama jika posisi tersebut sudah di level senior atau spesialis. Rekomendasi jumlah hard skill dalam CV adalah 3-5, namun bisa juga tergantung kualifikasi yang ditetapkan dalam lowongan. Umumnya, bagian hard skill ditaruh setelah pengalaman kerja agar terlihat korelasinya.

Perlu diingat bahwa perusahaan mencari hard skill yang sesuai dengan kebutuhan di industri biologi. Jadi, hard skill yang dianggap menarik tentunya yang mereka cari dalam lowongan.

Berikut ini beberapa hard skill yang paling sering dibutuhkan untuk menjadi seorang ahli biologi.

  • Analisis statistik R software
  • Pemodelan struktur protein bioinformatika
  • Mikroskop elektron transmisi TEM

Soft Skills

Soft skill adalah kemampuan interpersonal atau karakter pribadi yang membantu Anda berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri sebagai seorang ahli biologi. Keterampilan ini melengkapi hard skill, dan sering kali menjadi penilaian utama dalam menentukan kecocokan budaya kerja, etos kerja, dan gaya kerja Anda.

Layaknya hard skill, soft skill yang Anda cantumkan di CV bisa memukau HR jika memang sesuai dengan yang mereka cari. Semakin spesifik soft skill yang Anda tulis, semakin tinggi peluang lamaran Anda untuk dianggap cocok oleh rekruter.

Berikut ini daftar soft skill yang sering dicari untuk posisi ahli biologi.

  • Ketelitian dalam analisis data
  • Kemampuan komunikasi lintas disiplin
  • Kreativitas dalam desain eksperimental

Tips Ahli:

Sebuah CV akademik yang efektif, jelas LPDP, harus menampilkan pengalaman terbaru di bagian atas serta sertifikat dan penghargaan yang mendukung aplikasi akademis. (1)

Sertifikasi, Kursus, dan Lisensi

Sertifikasi maupun lisensi merupakan indikator bahwa Anda telah memiliki keahlian sebagai seorang ahli biologi sesuai standar tertentu, dan telah melalui proses pelatihan atau pendidikan yang diakui. Sertifikasi dalam CV dapat menjadi pendukung penting untuk menunjukkan kemampuan kerja Anda yang telah sesuai standar industri biologi. Utamakan sertifikasi yang masih berkaitan dengan posisi yang Anda lamar, agar lebih meyakinkan di mata rekruter.

Ini dia daftar sertifikasi yang umumnya dibutuhkan untuk posisi ahli biologi dan cara menulisnya.

  • Certified Wildlife Biologist, 2023
  • Certificate in Bioinformatics, 2023
  • Pelatihan Teknik PCR Lanjut, 2023

Kemampuan Bahasa

Menuliskan kemampuan bahasa di CV sangatlah direkomendasikan untuk semua profesi, termasuk seorang ahli biologi. Jadi, tidak hanya yang berkaitan langsung dengan penerjemahan, penulisan, atau pekerjaan lintasnegara. Kemampuan bahasa juga menjadi sinyal positif bahwa Anda mampu beradaptasi dan bekerja sama dengan lingkungan kerja internasional dan multikultural.

Kemampuan bahasa asing dapat ditampilkan dengan berbagai metode di CV. Cara paling sederhana adalah menuliskannya secara deskriptif, contohnya:

  • Bahasa Inggris: Lancar
  • Bahasa Spanyol: Menengah

Selain itu, Anda dapat menambahkan standar internasional untuk memperjelas kemampuan bahasa asing, salah satunya adalah Common European Framework of Reference (CEFR). Jika menggunakan standar ini, kategori skill bahasa Anda adalah sebagai berikut:

  • A1: Beginner
  • A2: Elementary
  • B1: Intermediate
  • B2: Upper intermediate
  • C1: Advanced
  • C2: Proficiency
Baca juga artikel terkait lainnya untuk temukan lebih banyak tips penting terkait berkas lamaran kerja:

Bagian Pendukung Lainnya

Selain elemen wajib dalam CV, Anda bisa menyisipkan informasi pendukung yang dapat menjadi nilai tambah di mata perekrut. Tambahkan informasi berikut ini hanya jika relevan dengan posisi yang Anda lamar atau ketika masih ada ruang kosong di CV Anda.

Hobi dan Minat

Hobi dalam CV dapat menambah daya tarik tersendiri dan memberi kesan positif jika berhubungan dengan keahlian yang dibutuhkan di bidang biologi. Bagi Anda yang baru pertama kali melamar kerja atau magang, bagian ini bisa memperkuat profil Anda. Tapi sebaiknya selektif, hindari menulis hobi di CV di bidang biologi yang tak mencerminkan karakter atau nilai tambah apa pun pada CV.

Prestasi dan Penghargaan

Prestasi dan penghargaan bisa ditulis secara terpisah di CV agar terlihat lebih menonjol. Tools pembuat CV Jobseeker punya fitur yang membantu menyorot bagian ini secara efektif agar rekruter lebih mudah melihatnya. Anda bisa memasukkan pencapaian selama studi atau pengalaman kerja yang menunjukkan ambisi, dedikasi, dan kelebihan diri Anda.

Volunteer

Volunteer dalam CV menunjukkan bahwa Anda tidak hanya aktif dan berinisiatif, tapi juga seorang ahli biologi yang peduli terhadap sesama. Ini bisa jadi daya tarik tersendiri di mata perusahaan. Anda bisa menulis bagian ini seperti menulis pengalaman kerja. Mulai dari posisi atau jabatan Anda, nama organisasi, waktu pelaksanaan, hingga deskripsi tugas.

Temuan Data:

54% rekruter lebih menyukai bagian profil singkat yang mencerminkan pengalaman kerja selama ini. Sementara itu, 60,7% di antaranya ingin bagian tersebut lebih fokus pada skill dan pencapaian. Anda bisa sertakan semuanya atau prioritaskan yang paling relevan. (2)

Kata Kerja Profesional untuk CV Biologi

Kata kerja yang tepat di dalam CV ahli biologi dapat membuat pengalaman kerja Anda terdengar lebih konkret dan berkesan bagi rekruter. Jobdesc yang sebelumnya terkesan biasa saja, bisa dibuat menjadi lebih profesional dan berdampak. Ungkapan "Bertanggung jawab atas" sebaiknya dihindari karena tidak menonjolkan peran aktif Anda. Pertimbangkan untuk menggunakan kata kerja seperti meneliti, menganalisis, atau kata kerja lainnya di bawah ini.

  • Mengamati
  • Meneliti
  • Menganalisis
  • Mengklasifikasi
  • Mengidentifikasi
  • Mendokumentasikan
  • Memeriksa
  • Membandingkan
  • Mencatat
  • Mengembangkan

Contoh CV Biologi

Kita telah mempelajari struktur lengkap CV di bidang biologi, termasuk setiap pengertian, cara menulis, dan contoh penulisannya. Yuk, lihat contoh CV lengkap berikut sebagai gambaran bagaimana menyusun dokumen lamaran yang padat dan profesional.

Ayu Permadi
Senior Ahli Biologi Molekuler

Jl. Wijaya I No. 22, Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12140

ayu-permadi@example.com

(111) 222 33 444 55

linkedin․com/in/ayu–permadi–123

Seorang ahli biologi dengan empat tahun pengalaman laboratorium organisme air tawar. Berhasil memimpin analisis kualitas sampel sebanyak 120 specimen per bulan. Memiliki gelar Sarjana Biologi dan penguasaan teknik mikroskopi.

Pengalaman Kerja

Spesialis Biologi

2023

-

2026

PT BioTek Nusantara (Bandung)

  • Mengembangkan metode isolasi sel punca hepar, meningkatkan efisiensi kultur hingga 30%.
  • Meneliti profil ekspresi gen penyakit langka di laboratorium top nasional, mempublikasikan 2 jurnal bereputasi internasional.
  • Memimpin tim analisis bioinformatika dalam proyek genom virus, menyelesaikan 500 sampel dalam tenggat 3 bulan.
Pendidikan

Sarjana Biologi

2018

-

2021

Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)

Keahlian
  • Analisis statistik R software

  • Pemodelan struktur protein bioinformatika

  • Mikroskop elektron transmisi TEM

Kualifikasi
  • Ketelitian dalam analisis data

  • Kemampuan komunikasi lintas disiplin

  • Kreativitas dalam desain eksperimental

Sertifikat
  • Certified Wildlife Biologist

  • Certificate in Bioinformatics

Bahasa
  • Bahasa Indonesia - Penutur asli

  • Bahasa Inggris - Tingkat lanjutan

Jika ingin tahu cara menyusun CV secara ringkas, lihat kumpulan contoh CV yang bisa membantu Anda memilih format yang tepat.

Tips Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Langkah yang harus diterapkan:

  • Perhatikan layout dan format CV, gunakan gaya konsisten agar tampilannya profesional dan mudah dipindai.
  • Buat ringkasan karier di awal CV, agar rekruter memahami siapa Anda hanya dalam beberapa detik.
  • Periksa kembali lamaran biologi Anda sebelum dikirim agar tidak ada kesalahan yang terlewat.
  • Buat CV seefisien mungkin. Langsung ke poin penting tanpa banyak basa-basi informasi yang tak perlu.
  • Tampilkan hasil kerja Anda dengan data konkret, misalnya: “meningkatkan efisiensi tim sebesar 20%”.

Yang kurang direkomendasikan:

  • Hindari menumpuk CV dengan riwayat kerja yang tak relevan dengan posisi ahli biologi, karean ini tidak akan menarik perhatian rekruter.
  • Jangan memaparkan terlalu bertele-tele. CV yang efektif adalah ringkas dan langsung ke poin utama.
  • Jangan cantumkan hobi yang tak menambah nilai atau tak berkaitan dengan posisi ahli biologi sama sekali.
  • Jangan gunakan alamat email tidak profesional, gunakan alamat email yang hanya mengandung nama lengkap.
  • Hindari kalimat pasif seperti “bertanggung jawab", fokus pada kata kerja aktif yang lebih berdampak.

Cara Membuat CV Biologi ATS-friendly

ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem otomatis yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV pelamar kerja sebelum sampai ke tangan HRD. ATS mempermudah proses rekrutmen dengan menyeleksi CV berdasarkan kesesuaian kata kunci yang ada dalam informasi lowongan dan isi CV Anda, mulai dari pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, dan lainnya.

CV yang tidak sesuai biasanya langsung tereliminasi. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan tips membuat CV di bidang biologi ATS-friendly di bawah ini.

  • Format CV yang minimalis tanpa hiasan seperti grafik, tabel, atau foto adalah yang paling ideal untuk ATS. Hindari penggunaan desain berlebihan karena CV ATS berisi teks saja.
  • Pilih font umum dan profesional seperti Arial atau Calibri agar isi CV bisa dipindai tanpa hambatan. Hindari font yang terlalu dekoratif karena ATS sulit membacanya.
  • Sisipkan kata kunci penting dari informasi lowongan kerja ahli biologi, karena ATS akan mencocokkan ini dengan isi CV Anda.
  • Simpan CV dalam format PDF atau .docx, kecuali perusahaan meminta format tertentu.
  • Gunakan pembagian yang jelas dan rapi dalam CV dengan heading seperti "Pendidikan" atau "Keterampilan" agar mudah terbaca oleh sistem.

Jika membuat CV ATS terasa rumit, coba gunakan template CV dari Jobseeker yang bisa membantu Anda menyusunnya lebih cepat dan praktis!

Kunci Keberhasilan Saat Membuat CV Biologi

Kesuksesan melamar kerja sebagai seorang ahli biologi sangat dipengaruhi oleh kualitas CV yang Anda buat. Pastikan CV Anda rapi, mudah dibaca, dan sesuai dengan kebutuhan posisi yang dilamar, terutama dengan memperhatikan format dan penggunaan kata kunci.

Sudah siap menyusun CV terbaik Anda? Jobseeker memudahkan Anda membuat CV tanpa harus mulai dari nol. Manfaatkan tools dan template profesionalnya sekarang juga!

FAQ

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk posisi ahli biologi?

Surat lamaran membantu memperkuat CV Anda dan bertujuan memengaruhi rekruter untuk meninjau lamaran lebih jauh lagi. Maka dari itu, hindari membuat surat lamaran yang terlalu umum. Setiap surat harus disesuaikan dengan posisi dan perusahaan.

Susun surat lamaran ahli biologi dalam tiga bagian utama: awali dengan perkenalan, lanjutkan dengan rangkuman pengalaman dan pencapaian terbaik, lalu tutup dengan harapan untuk dihubungi atau diberi kesempatan interview.

Jelajahi berbagai contoh surat lamaran kerja dari Jobseeker sebagai referensi untuk menyusun surat yang menarik dan profesional.

Anda juga bisa mengakses template surat lamaran kerja profesional dari kami untuk memperkuat berkas lamaran Anda.

Bagaimana cara membuat CV di bidang biologi tanpa pengalaman kerja?

Isi CV tanpa pengalaman kerja bisa difokuskan pada latar belakang pendidikan, hard skill, soft skill, serta aktivitas di luar kelas seperti organisasi dan magang.

Selain itu, maksimalkan bagian ringkasan profil untuk menggambarkan motivasi Anda serta tujuan karier jangka pendek atau panjang.

Yang penting, tampilkan pengalaman apa pun yang bisa mencerminkan potensi dan keterampilan Anda yang relevan dengan posisi ahli biologi yang dilamar.

Bagaimana cara membuat headline untuk CV di bidang biologi yang menarik?

Headline pada CV membantu memperkenalkan siapa Anda secara profesional dalam satu kalimat ringkas, sehingga bisa jadi penentu kesan palng awal.

Jangan sekadar menulis "fresh graduate" atau "jobseeker" karena terlalu umum. Fokuslah pada kualifikasi pendidikan, pengalaman, dan level profesional Anda.

Hindari headline yang terlalu panjang. Cukup 4-5 kata agar tetap efektif.

Berikut contoh headline CV ahli biologi yang sesuai untuk berbagai tingkat pengalaman:

  • Ahli Biologi Dengan Pengalaman Terbatas
  • Senior Ahli Biologi Molekuler
  • Ahli Biologi Senior

Seperti apa format CV di bidang biologi terbaik pada 2026?

Secara umum, ada tiga format CV di bidang biologi yang bisa digunakan: kronologis (menyorot riwayat kerja secara urut), fungsional (fokus pada keterampilan), dan kombinasi (menggabungkan keduanya).

Format kronologis menonjolkan pengalaman kerja dan cocok untuk profesional senior, sementara fungsional menyorot skill dan sesuai untuk pemula. Kombinasi digunakan untuk memperkuat keduanya.

Agar hasilnya optimal, pilih format berdasarkan tingkat pengalaman Anda dan jenis pekerjaan yang sedang Anda incar.

Referensi:

  1. LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), Agar CV untuk Melamar Kampus Lebih Menarik
  2. Jobseeker, Tren & Statistik HR
Bagikan via:
Penulis

Seorang digital content writer dengan 4+ tahun pengalaman di industri edutech dan rekrutmen. Berpengalaman membuat berbagai format konten, ia berkomitmen menciptakan tulisan yang tidak hanya bernilai bagi audiens, tetapi juga berdampak positif bagi bisnis.

Buat rekruter terkesan dengan CV Anda.

Panduan langkah demi langkah untuk membuat CV profesional dalam hitungan menit.

Baca lebih lanjut